Dicecar Soal Pendaftaran Kuliah di UGM, Jokowi: Ini Sudah 45 Tahun Lalu

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -- Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dicecar tim kuasa hukum Roy Suryo mengenai proses mendaftar kuliah di Universitas Gajah Mada (UGM). Jokowi berupaya menjelaskannya dengan mengingat kejadian puluhan tahun silam.

Hal itu dikatakan Jokowi saat menjawab pertanyaan dari Refly Harun selaku kuasa hukum Roy Suryo ketika menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim)pada Kamis (5/11/2026). Jokowi bersaksi di sidang dengan perkara fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo dan Dokter Tifa.

Baca Juga
  • Ditanya soal Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Jokowi: Kita Hormati Proses Hukum
  • Tangkap Jenderal Listyo Soal Sadap Presiden, Kapolri: Ini Bukan Sebuah Persaingan
  • Jokowi Ogah Jawab Mata Kuliah Paling Ringan di UGM: Kaya Ngetes Mahasiswa Baru Saja

"Saat Saudara datang ke Gedung Pusat (untuk mendaftar kuliah) apa dokumen yang diserahkan pihak UGM kepada Saudara untuk Saudara isi?" tanya kuasa hukum Roy dalam sidang itu.

"Formulir pendaftaran," jawab Jokowi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Setelah Saudara mengisi formulir pendaftaran, apakah juga saat itu Saudara langsung membayar uang pendaftaran mahasiswa baru?" tanya Refly.

"Belum. Setelah mengisi pendaftaran kan masih kita melakukan tes bersama, dites," jawab Jokowi.

Jokowi menjelaskan setelah mendaftar tak lantas langsung diterima kuliah di UGM. Jokowi mengaku mesti mengikuti tes.

"Dites bersama, setelah tes baru ada pengumuman diterima," ujar Jokowi.

"Oke. Pertanyaan saya, saya ulangi kepada Saudara saksi ya. Tadi Saudara katakan bahwa setelah mengisi formulir pendaftaran, pertanyaan saya sebelum Saudara ujian adalah apakah hari itu juga Saudara langsung membayar uang pendaftaran sebagai calon mahasiswa baru di Universitas Gajah Mada?" tanya Refly lagi.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Ginjal Tetap Sehat
• 1 jam lalu
0
thumb
Jaksa Pastikan Bukti Kasus Dugaan Pemerasan Cukup, Tuntutan Disiapkan Berlapis!
• 5 jam lalu
0
thumb
KPK umumkan berkas perkara mantan Sekjen MPR telah lengkap
• 15 jam lalu
0
thumb
Babak Baru Ekspor SDA Inddonesia, Menteri Bahlil Tertibkan Alur Ekspor SDA Tak Lagi Transit
• 22 jam lalu
0
thumb
Saksi Hirmon Kecewa Bayar Ferry Boboho Rp 22,5 M demi "Curhat" Terkait Kasus Korupsi Impor Baja
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.