Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Letkol Dudi Firmansyah Tiba di Rumah Duka di Bandung

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di rumah duka yang beralamat di Jalan Mohammad Toha, Gang Karyamas, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (5/11/2026).

Jenazah prajurit TNI AD itu tiba di rumah duka sekitar pukul 13.10 WIB. Kedatangan jenazah almarhum diiringi isak tangis keluarga yang telah menanti.

Kakak almarhum, Letkol CPL Agus Priatna, mengatakan pihak keluarga hingga kini belum mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan helikopter yang merenggut nyawa adiknya tersebut.

"Secara kronologis kami dari pihak keluarga belum tahu. Yang jelas beliau kecelakaan kemarin pukul 11.00 di Kalimantan," ujar Agus saat ditemui di rumah duka.

Agus menjelaskan, almarhum tengah menjalankan tugas untuk mendukung pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya operasi pemadaman di wilayah Kalimantan.

Menurutnya, penugasan tersebut telah berlangsung sejak 18 September hingga terjadinya kecelakaan.

Terkait insiden tersebut, Agus menjelaskan, keluarga memperoleh informasi dari satuan atas, helikopter yang ditumpangi almarhum mengalami kecelakaan. Dari total delapan personel yang berada di dalam helikopter, tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya selamat.

Heli Jatuh di Kalteng

Kecelakaan tersebut melibatkan helikopter TNI AD dengan nomor registrasi HA-5235 yang jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026).

Dalam peristiwa tersebut, tiga prajurit gugur, yakni Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, dan Sertu Anumerta Heri Prasetyo.

Di mata keluarga, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat mencintai keluarga dan orang tuanya. Agus menyebut adiknya merupakan pribadi yang memiliki kedekatan kuat dengan keluarga.

"Sosok almarhum adalah orang yang paling mencintai keluarga dan orang tua. Itu saja," tutur Agus..

Almarhum meninggalkan istri dan dua anak, masing-masing perempuan berusia 20 tahun dan laki-laki berusia 17 tahun.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sosok yang dikenal begitu mencintai keluarga itu kini telah gugur saat menjalankan tugas negara dalam misi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saat Jokowi Penuhi Janji Tunjukkan Ijazahnya di Persidangan, Roy Suryo Lakukan Hal Ini
• 3 jam lalu
0
thumb
Siapa Letjen TNI Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit sebagai Plt KSP?
• 7 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI perkuat pencegahan kekerasan di 44 kecamatan
• 10 jam lalu
0
thumb
Daeng Uki Tempuh Laut dan Darat demi PSM di Samarinda
• 6 jam lalu
0
thumb
BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa Pascasarjana melalui BRI Fellowship Journalism 2026
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.