PANI Catat Marketing Sales Rp3 Triliun hingga September 2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp3 triliun hingga September 2026.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp3 triliun hingga September 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp3 triliun hingga September 2026. Penjualan tersebut ditopang oleh segmen residensial yang menyumbang lebih dari separuh total prapenjualan perseroan.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma mengatakan, perseroan tetap berfokus memperkuat ekosistem Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) untuk meningkatkan daya tarik kawasan dan mendorong permintaan pasar.

Baca Juga:
PANI Cetak Rekor Baru, Laba Bersih Tembus Rp1,7 Triliun di Semester I-2026

“Menyikapi perkembangan pasar saat ini, kami memilih untuk tetap fokus pada penguatan ekosistem PIK2 sebagai komitmen utama perusahaan. Berbagai fasilitas dan infrastruktur baru akan terus bergulir, mulai dari Tol KATARAJA, beroperasinya NICE, Dermaga CBD Beachwalk yang membuka akses langsung ke Kepulauan Seribu, serta melanjutkan pembangunan Hotel Hilton PIK2 sebagai pelengkap kawasan PIK2,” ujar Sugianto dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026).

Dari total marketing sales tersebut, segmen residensial menyumbang Rp1,63 triliun atau sekitar 54 persen. Nilai ini meningkat 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan ditopang beragam produk hunian, mulai dari Rumah Milenial untuk pembeli rumah pertama hingga Pasir Putih Residence, Pasadena Spring, Padma, dan Bukit Nirmala. Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) juga turut mendukung permintaan.

Baca Juga:
Laba Bersih PANI Melesat 145 Persen Jadi Rp1,9 Triliun, Ini Penopangnya

Sementara itu, segmen komersial mencatatkan marketing sales sebesar Rp526 miliar. Kontribusi tersebut berasal dari produk komersial, antara lain Bizpark PIK2 dan Rukan Marina Bay.

Adapun segmen kaveling komersial di kawasan pusat bisnis atau central business district (CBD) PIK2 menyumbang Rp866 miliar. Capaian ini mencerminkan permintaan terhadap lahan komersial untuk mendukung kegiatan usaha di kawasan tersebut.

PANI terus mengembangkan PIK2 dengan melengkapi fasilitas rekreasi, pusat kuliner, dan area komersial. Dari sisi konektivitas, kawasan ini didukung dengan pengoperasian secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA yang menghubungkan PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. PIK2 juga memiliki Nusantara International Convention Exhibition (NICE) untuk kegiatan MICE serta Dermaga CBD Beachwalk yang menjadi akses menuju Kepulauan Seribu.

Perseroan turut mengembangkan Hotel Hilton PIK2 yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2027. Kehadiran hotel tersebut diharapkan melengkapi fasilitas akomodasi dan mendukung aktivitas bisnis maupun pariwisata di kawasan PIK2.

Dalam menjalankan pengembangan kawasan, PANI memiliki cadangan lahan atau land bank seluas 1.828 hektare yang dikelola melalui 12 entitas anak. Cadangan lahan tersebut menjadi modal bagi perseroan untuk melanjutkan pengembangan proyek dan memperluas potensi bisnis di PIK2.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Eks Jubir Kemenag Jelaskan Soal Dana Haji dan Alasan Pembagian Kuota Tambahan
• 10 jam lalu
0
thumb
Kasus ISPA Tembus 401 Ribu, Kemenkes Kerahkan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
• 18 jam lalu
0
thumb
Cara teman kumparanMOM Mengenali Minat dan Bakat Anak
• 20 jam lalu
0
thumb
Danantara (DAM) Jadi Pemegang Saham GMFI, Siap Disetorkan ke Garuda (GIAA)
• 4 jam lalu
0
thumb
Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo Sejumlah Jalan di PN Jaktim Dialihkan, Ini Rutenya
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.