HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Stadion Sudiang dikerjakan tahun jamak. Komisi V DPR RI kini kembali membahas gelontoran dana Rp300 miliar untuk kelanjutannya tahun depan
Meskipun pembangunan Stadion Sudiang di Makassar masih menghadapi persoalan lahan di area tribun selatan. Di tengah kendala tersebut, anggaran pembangunan stadion yang mencapai lebih dari Rp300 miliar masih dalam tahap pertimbangan untuk tahun ini, dengan target penyelesaian pada akhir 2027 atau berlanjut hingga 2028.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, terkait kelanjutan pembangunan stadion tersebut.
Menurutnya, Gubernur Sulsel telah memberikan jaminan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan stadion tidak termasuk dalam lahan yang bersengketa.
“Kami sudah koordinasikan dengan Pak Gubernur. Pak Gubernur memberikan jaminan bahwa lahan tersebut tidak termasuk dalam lahan yang bersengketa,” ujarnya.
Meski demikian, proses penganggaran pembangunan stadion masih dipertimbangkan. Andi Iwan menyebut anggaran yang disiapkan untuk tahun ini mencapai lebih dari Rp300 miliar.
Ia berharap pembangunan Stadion Sudiang dapat dituntaskan pada akhir 2027. Namun, penyelesaian proyek berpotensi mundur hingga 2028 jika berbagai kendala yang ada belum dapat dituntaskan sesuai rencana.
“Saat ini proses penganggarannya pun masih kita pertimbangkan tahun ini Rp300 miliar lebih. Kita harapkan bisa selesai di 2027 akhir, kalau tidak mungkin akan menyeberang ke tahun 2028,” katanya.
Ia juga berharap persoalan sosial yang berkaitan dengan pembangunan stadion dapat diselesaikan sehingga proses pengerjaan bisa berjalan lebih lancar.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Prasarana Strategis Sulsel Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Iwan, memaparkan Pembangunan Stadion Sudiang di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah mencapai progres 25 persen per 28 Oktober 2026. Pengerjaan kolom tribun barat, utara, dan timur kini memasuki lantai 4 dan 5, sedangkan tribune selatan mulai menyiapkan kolom lantai 3.
“Tribun selatan sudah persiapan kolom lantai 3, pekerjaan tribune barat, utara, dan timur persiapan kolom lantai 4 dan 5,” kata Iwan.
Progres 25 persen tersebut masih berada di bawah target pengerjaan tahun ini, yakni 50 persen. Sementara itu, pekerjaan arsitektur di lantai 1 juga mulai berjalan seiring pengerjaan struktur di sejumlah bagian stadion.
“Beberapa kami sudah beberapa kali menyelesaikan pengecoran dengan volume yang cukup banyak, ya, dan itu memang kami laksanakan 24 jam itu. Cuman memang kalau misalnya proses pengecoran volumenya pada saat kami mengecor itu tidak terlalu banyak, ya, mungkin kami berhenti di jam 3 pagi. Karena juga kami menjaga tenaga-tenaga kerja kami untuk tetap fit, ya, karena kondisi badan yang fit kan juga akan mempengaruhi mutu dari itu,” paparnya.
*APBN Mengalir ke Sulsel
Di sisi lain, Andi Iwan menilai alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Sulsel cukup besar dibandingkan sejumlah provinsi lain, termasuk untuk membantu masyarakat dan daerah yang terdampak bencana.
“Untuk APBN di Sulsel saya kira cukup optimal dibandingkan provinsi-provinsi lainnya. Untuk masyarakat, untuk daerah yang terdampak bencana, Sulsel termasuk salah satu provinsi yang anggaran APBN-nya cukup tinggi,” tuturnya.
Dengan anggaran pembangunan yang masih dalam pertimbangan dan persoalan lahan yang belum sepenuhnya tuntas, penyelesaian Stadion Sudiang akan bergantung pada kepastian pendanaan serta kelancaran pengerjaan di lapangan.(uca)






Komentar (0)