Mengenal Error Level Analysis yang Dipakai Roy Suryo Analisis Ijazah Jokowi

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di ruang sidang di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) menunjukan salah satu ijazah pendidikan yang dimiliknya. (Sumber: Tangkap layar YouTube KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Error Level Analysis (ELA) menjadi salah satu metode analisis digital yang digunakan Roy Suryo, salah satu tersangka dugaan pencemaran nama baik dan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meneliti keaslian ijazah tersebut. Teknik ini bekerja dengan mengidentifikasi perbedaan tingkat kompresi pada gambar digital yang berpotensi menunjukkan adanya manipulasi.

Penggunaan ELA dalam analisis ijazah Jokowi turut menjadi sorotan di tengah bergulirnya kasus dugaan fitnah ijazah palsu di pengadilan. Lantas, apa itu Error Level Analysis dan bagaimana cara kerjanya dalam mendeteksi manipulasi dokumen digital?

Baca Juga: Jokowi Didampingi Kaesang-Kahiyang Hadir di Sidang Kasus Ijazah

Apa Itu Error Level Analysis?

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur sebelumnya meminta jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara tersebut. Jokowi memberikan kesaksian pada Kamis (5/11/2026) dalam persidangan dengan terdakwa Roy Suryo dan dokter Tifa. Pada sidang Roy Suryo, Jokowi langsung menunjukkan dua ijazah pendidikannya di hadapan majelis hakim.

Selain memberikan keterangan, Jokowi juga akan menjelaskan riwayat pendidikannya secara langsung di hadapan majelis hakim. Kehadirannya menjadi bagian dari proses pembuktian atas polemik keaslian dokumen pendidikan yang selama ini dipersoalkan.

Error Level Analysis atau ELA merupakan teknik dalam forensik digital yang digunakan untuk mendeteksi kemungkinan manipulasi pada gambar digital, khususnya dalam format JPEG.

Dikutip dari laman UPI, Kamis (5/11/2026), teknik ini didasarkan pada prinsip bahwa gambar JPEG yang disimpan ulang dengan tingkat kompresi tertentu akan menghasilkan pola kompresi yang relatif seragam. 

Namun, bagian gambar yang telah mengalami penyuntingan berpotensi menunjukkan perbedaan pola kompresi dibandingkan area lainnya. Dengan membandingkan gambar asli dan hasil penyimpanan ulang, ELA dapat menghasilkan peta kesalahan (error map). 

Peta tersebut memperlihatkan perbedaan tingkat kompresi pada bagian-bagian gambar yang bisa menjadi indikasi adanya manipulasi. Proses analisis menggunakan ELA umumnya melibatkan beberapa tahapan, yakni:

1. Menyimpan ulang gambar: Gambar digital disimpan kembali dengan tingkat kompresi JPEG tertentu.

2. Menghitung perbedaan gambar: Sistem membandingkan gambar asli dengan gambar hasil penyimpanan ulang untuk menemukan perbedaan tingkat kompresi.

3. Membuat peta kesalahan: Hasil perbandingan ditampilkan dalam bentuk error map yang memperlihatkan area dengan tingkat kesalahan berbeda.

Area yang tampak lebih mencolok pada peta tersebut dapat menjadi petunjuk adanya bagian gambar yang mengalami perubahan. Namun, perbedaan itu tidak serta-merta membuktikan bahwa gambar telah dimanipulasi.

Fungsi Error Level Analysis dalam Forensik Digital

Dalam praktik forensik digital, ELA dapat dimanfaatkan untuk beberapa keperluan, antara lain:

1. Verifikasi keaslian gambar: Membantu mengidentifikasi kemungkinan adanya penyuntingan atau perubahan pada gambar digital.

2. Deteksi manipulasi dokumen: Menelusuri kemungkinan perubahan pada elemen dokumen, seperti tanda tangan, cap, maupun bagian tulisan.

3. Investigasi digital: Menjadi salah satu teknik pendukung untuk menganalisis keaslian gambar dalam proses penyelidikan.

Teknik ini juga dapat digunakan bersama metode forensik digital lainnya untuk memperoleh hasil analisis yang lebih menyeluruh. Meski demikian, ELA tidak bisa dijadikan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan keaslian atau pemalsuan sebuah dokumen. 

Baca Juga: Budi Arie Pastikan Jokowi Akan Tunjukkan Ijazah di Sidang Hari Ini, Harap Polemik Segera Selesai

Hasil analisisnya hanya menunjukkan indikasi yang masih perlu diperiksa menggunakan metode forensik lain serta didukung bukti yang relevan.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Error Level Analysis
  • Sidang ijazah jokowi
  • Jokowi
  • jokowi tunjukan ijazah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jejak Ekspansi Danantara ke Industri Unggas, Proyek di Malang Rampung 2027
• 5 jam lalu
0
thumb
Indonesia Dirugikan Usai Cabang Olahraga Unggulan Dicoret, Ini Daftar 43 Cabor SEA Games 2027 Malaysia 
• 11 jam lalu
0
thumb
Satgas Damai Cartenz Layani Kesehatan Gratis di Pedalaman Papua
• 2 jam lalu
0
thumb
Baskara Putra-Dipha Barus dapat piala AMI Awards berkat “Nafas”
• 16 jam lalu
0
thumb
Yusril Sebut Ada Dugaan Listyo Cs Sadap Presiden untuk Lumpuhkan Kekuasaan Prabowo
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.