2 Jenazah Prajurit TNI Korban Heli Karhutla Jatuh Dibawa ke Bandung-Semarang

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Seruyan -

Dua jenazah awak helikopter MI-17V5 milik TNI AD yang jatuh di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dipulangkan ke daerah masing-masing. Jenazah dua prajurit itu diberangkatkan ke Bandung dan Semarang untuk dimakamkan.

Kedua korban diberangkatkan dari Bandara Kuala Pembuang menuju kampung halaman pada Kamis (5/11/2026) pagi. Prosesi pelepasan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, serta sejumlah pejabat lainnya, turut hadir dalam kesempatan itu.

Baca juga: Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Operasi Penanganan Karhutla, 3 Prajurit TNI Gugur

Dua jenazah yang dipulangkan yakni Lettu CPN Nurhafiz Akbar Rizki Hartio dan Mayor CPN Dudi Firmansyah. Keduanya merupakan awak helikopter yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Seruyan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan, pemulangan jenazah dilakukan sesuai permintaan keluarga agar kedua korban dapat disemayamkan dan dimakamkan di daerah asal masing-masing.

Jenazah Lettu CPN Nurhafiz Akbar Rizki Hartio diberangkatkan menuju Semarang. Sementara jenazah Mayor CPN Dudi Firmansyah dibawa ke Bandung untuk disemayamkan sekaligus dimakamkan di kota tersebut.

"Yang satu dibawa ke Semarang. Kemudian satu lagi, Mayor, dibawa ke Bandung untuk disemayamkan di sana karena keluarganya berada di Bandung. Semua sesuai permintaan keluarga," katanya, seperti dilansir detikKalimantan.

Baca selengkapnya di sini




(idh/dhn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PSIM berharap kehadiran pelatih anyar bawa tren positif
• 7 jam lalu
0
thumb
360 Dai Kamtibmas Siap Jaga Keamanan hingga Desa di Kabupaten Malang
• 19 jam lalu
0
thumb
Demokrat Setuju Pimpinan Parpol Bertemu Bahas Kasus Penyadapan Terhadap Prabowo
• 4 jam lalu
0
thumb
Lulus Kuliah Tak Cukup, IEP 3+1 Jadi Senjata Gen Z Hadapi Dunia Kerja!
• 18 jam lalu
0
thumb
Piala Asia 2027 Dijadwal Ulang, Sekjen FA Singapura Badri Ghent Buka Suara: Dukung atau Menolak?
• 12 menit lalu
0
Berhasil disimpan.