Kinesin dan Dynein, Rahasia Transportasi di Dalam Tubuh Manusia-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Di dalam setiap sel tubuh manusia, berbagai molekul, organel, dan vesikel harus berpindah dari satu bagian ke bagian lain. Proses tersebut berlangsung melalui sistem transportasi intraseluler yang salah satunya menggunakan mikrotubulus sebagai jalur pergerakan.

Mikrotubulus merupakan bagian dari sitoskeleton sel yang memiliki dua ujung dengan arah berbeda. Ujung minus umumnya mengarah ke bagian pusat sel, sedangkan ujung plus mengarah ke bagian tepi sel. Pada jalur inilah dua protein motor, yaitu kinesin dan dynein, menjalankan fungsi sebagai pengangkut kargo.

Baca Juga :

Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan-Tips Kesehatan
Kinesin umumnya bergerak menuju ujung plus mikrotubulus. Protein ini membawa berbagai kargo seluler, termasuk vesikel dan organel, dari bagian dalam sel menuju area yang lebih dekat dengan permukaan sel. Sementara itu, dynein bergerak ke arah sebaliknya, yaitu menuju ujung minus. Dynein membantu mengangkut kargo dari bagian tepi sel kembali menuju pusat sel.

Pergerakan kedua protein tersebut membutuhkan energi dari ATP. Energi ini digunakan untuk menghasilkan gerakan bertahap sepanjang mikrotubulus sehingga kargo dapat dipindahkan ke lokasi yang dibutuhkan sel. Selain menjalankan transportasi di dalam sel, kinesin dan dynein juga terlibat dalam proses penting lainnya. Keduanya berperan dalam pembelahan sel, sementara dynein memiliki fungsi tambahan dalam pergerakan silia dan flagela yang terdapat pada jenis sel tertentu.

Baca Juga :

Jangan Asal Pakai! Ini Risiko Bahaya Kosmetik Kedaluwarsa bagi Kulit-Tips Kesehatan
Gangguan pada sistem transportasi ini dapat memengaruhi fungsi sel. Sejumlah mutasi pada gen yang berkaitan dengan kinesin diketahui berhubungan dengan gangguan saraf, termasuk beberapa bentuk neuropati perifer. Karena itu, kinesin dan dynein menjadi bagian penting dari mekanisme sel dalam memindahkan berbagai komponen ke tempat yang diperlukan. Meski berukuran sangat kecil, aktivitas protein motor tersebut membantu menjaga berbagai proses seluler tetap berlangsung. (Titik Nurmalasari)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
In This Economy, Ini 4 Pengeluaran Kecil yang Bisa Menguras Gaji
• 4 jam lalu
0
thumb
KONI Jabar jadikan Porprov 2026 ajang seleksi atlet PON 2028
• 22 jam lalu
0
thumb
Asa Warga Kampung Boncos Lunturkan Stigma demi Cari Kerja
• 5 jam lalu
0
thumb
Industri pengolahan sumbang 1,20 persen dari pertumbuhan 5,47 persen
• 1 jam lalu
0
thumb
Australia Kirim Hercules dan Cessna Bantu Padamkan Karhutla di Kaltim
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.