Akuisisi Frisian Flag, Ultrajaya (ULTJ) Siapkan Rights Issue Jumbo Rp16,94 Triliun 

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Ultrajaya akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 7,88 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham.

Akuisisi Frisian Flag, Ultrajaya (ULTJ) Siapkan Rights Issue Jumbo Rp16,94 Triliun (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) berencana mengambil alih seluruh saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) melalui aksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue.

Untuk mendanai aksi korporasi tersebut, Ultrajaya akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 7,88 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham.

Baca Juga:
Frisian Flag Masuk, Ultrajaya (ULTJ) Siap Tebar Dividen Spesial

Berdasarkan jumlah saham dan harga pelaksanaan tersebut, Ultrajaya berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp16,94 triliun melalui rights issue ini.

Rencana akuisisi dilakukan melalui mekanisme penyetoran saham FFI oleh para pemegang sahamnya ke dalam Ultrajaya sebagai setoran modal dalam bentuk selain uang atau inbreng.

Baca Juga:
Induk Frisian Flag  Bakal Jadi Pengendali Baru Ultrajaya (ULTJ), Begini Prospeknya

Adapun ketiga pemegang saham FFI yang akan menyetorkan sahamnya adalah FrieslandCampina International Holding BV (FCIH), Blue Waves Group Ventures Pte Ltd (BWG), dan PT Bahtera Wiraniaga Internusa (BWI).

Dalam prospektus rencana PMHMETD IV, Rabu (4/11/2026) Ultrajaya menyebutkan bahwa sekitar 86,01 persen dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut akan dialokasikan untuk mengambil alih 100 persen saham FFI. Nilainya mencapai Rp14,57 triliun, mencakup seluruh 24.440 saham FFI yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Baca Juga:
Ultrajaya (ULTJ) Pastikan Induk Frisian Flag Gelar Tender Wajib, Ditargetkan Awal 2027

Sementara itu, sisa dana rights issue akan digunakan sebagai modal kerja perseroan, termasuk untuk membiayai kebutuhan bahan langsung, upah langsung, pemeliharaan dan perbaikan, serta beban listrik.

Dalam pelaksanaannya, FCIH akan menerima pengalihan sebanyak 5,29 miliar hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Seluruh HMETD tersebut akan dilaksanakan dengan menyetorkan 19.084 saham FFI atau setara 78,09 persen dari modal ditempatkan dan disetor FFI.

Baca Juga:
Laba Ultrajaya (ULTJ) Melonjak 48 Persen Jadi Rp1,43 Triliun hingga Kuartal III

Selanjutnya, BWG akan menerima pengalihan 1,15 miliar HMETD yang akan dilaksanakan melalui penyetoran 4.134 saham FFI atau setara 16,91 persen kepemilikan.

Adapun BWI akan menerima pengalihan 338,84 juta HMETD dan menyetorkannya dengan 1.222 saham FFI, yang mewakili 5 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan tersebut.

Dengan demikian, ketiga pemegang saham tersebut akan menyetorkan seluruh 24.440 saham FFI atau 100 persen kepemilikan ke dalam Ultrajaya melalui mekanisme inbreng.

Untuk memenuhi pelaksanaan transaksi tersebut, Ultrajaya akan menerbitkan sebanyak 6,78 miliar saham baru kepada FCIH, BWG, dan BWI sebagai bagian dari rencana penyetoran saham FFI.

Adapun rasio pembagian HMETD ditetapkan sebesar 11.517 HMETD untuk setiap pemegang 15.200 saham lama. Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru yang diterbitkan perseroan.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Askrindo Gandeng Pemkab Sarolangun Perkuat Ekonomi Daerah
• 1 jam lalu
0
thumb
Tanaman Bawang Merah di Tulungagung Terendam Banjir, Petani Merugi hingga Kesulitan Mencari Pembeli
• 2 jam lalu
0
thumb
Kemenkes: Nakes Berhak Setop Pelayanan Jika Keselamatannya Terancam
• 20 jam lalu
0
thumb
IHSG Dibayangi Potensi Koreksi, Investor Tunggu Data Ekonomi RI
• 9 jam lalu
0
thumb
Pramono Lantik 3.418 PNS, 15 dari Formasi Disabilitas
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.