Jokowi Dipastikan Muncul di Sidang Roy Suryo Hari Ini, Polisi Siaga dan Ruang Sidang Dibatasi 80 Orang

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan menghadiri persidangan perkara tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), hari ini, Kamis (5 /11/26).

Jokowi dijadwalkan hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Kepastian tersebut disampaikan ajudan Jokowi, Ajun Komisaris Besar Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, saat dikonfirmasi mengenai kehadiran mantan Presiden RI tersebut.

Baca Juga :
Jalan Menuju PN Jaktim Dialihkan Mulai Pukul 06.00, Warga Diminta Hindari Jalur Ini
Awas! PSI Beri Sinyal Bawa Massa Besar Kawal Jokowi di Sidang Ijazah Palsu Hari Ini: Maaf Jika Masyarakat Terganggu

"Hadir," kata Syarif kepada wartawan.

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung dalam sidang pembuktian kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis (5/11/26).

Salah satu langkah yang diterapkan yakni membatasi jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk ke ruang sidang. Kapasitas ruangan hanya mampu menampung maksimal 80 orang.

Kepala PN Jakarta Timur, Efendi, menegaskan pembatasan tersebut berlaku bagi seluruh pengunjung, baik pendukung Jokowi maupun pihak yang mendukung terdakwa Roy Suryo.

"Kalau memang kapasitasnya 80 (ruangannya) ya jangan lebih, daripada nanti kan tidak nyaman jadinya ya. Oke, mohon doanya," katanya, Rabu (4/11/26).

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya bersiap mengamankan jalannya persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/26).

Pengamanan dilakukan menyusul rencana kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), sebagai saksi dalam persidangan tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, memastikan pihaknya akan melakukan pengamanan di sekitar lokasi persidangan.

Kepolisian juga mulai mengantisipasi kemungkinan adanya mobilisasi massa hingga gangguan arus lalu lintas.

"Pasti dilakukan pengamanan," katanya, Rabu (4/11/26).

Baca Juga :
Berikan Rp22,5 M ke Ferry Boboho Cuma untuk Curhat, Bos Perusahaan Ini Beri Pengakuan Mengejutkan
Jokowi Jadi Saksi Sidang Perkara Ijazah Palsu, PN Jakarta Timur Batasi Pengunjung Maksimal 80 Orang
Pengakuan Budi Arie soal Power Politik Jokowi Walau Tak Jadi Presiden: Masih Dipercaya Rakyat

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Zulkifli Hasan dorong Sumsel percepat usulan desa budi daya ikan
• 20 jam lalu
0
thumb
Jangan Sampai Berimbas ke Komponen Lain, Kenali Tanda Rack Steer Mobil Rusak
• 21 jam lalu
0
thumb
Ramai-ramai Parpol hingga Ormas Minta Motif Listyo Sigit Cs Sadap Presiden-Tokoh Politik Diungkap
• 9 jam lalu
0
thumb
Liverpool Sempat Unggul 2 Kali, Andoni Iraola Mengaku Frustrasi Dipermalukan Fenerbahce
• 4 jam lalu
0
thumb
Singapura Berencana Denda Perusahaan Penyebab Karhutla Hingga Rp284 Miliar
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.