KOMPAS.TV - Polisi masih mendalami motif dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai salah satu tersangka. Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Listyo Sigit, Irjen Ahrie Sonta, dan Irjen Eko Hadi Santoso.
Penyidik juga telah memeriksa 10 saksi dan tiga saksi ahli. Selain nomor telepon Presiden, dugaan penyadapan disebut menyasar pejabat negara, tokoh politik, media, hingga pengusaha. Istana menyebut perkara ini mengarah pada dugaan makar. Namun, motif dan pihak lain yang mungkin terlibat masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.
Sejumlah partai politik turut mendesak polisi mengungkap pihak yang diduga menjadi otak di balik penyadapan. Gerindra meminta penyidikan tidak berhenti pada para pelaksana. Demokrat meyakini ada pihak lain yang terlibat, sementara PDIP menilai kasus ini perlu diusut tuntas.
Di tengah polemik tersebut, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono turut menyampaikan keprihatinan melalui media sosial X. Ia meminta Presiden Prabowo menghidupkan kembali politik yang berkeadaban.
Siapa sebenarnya pihak yang berada di balik dugaan penyadapan ini? Bagaimana penyidik dapat mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain?
Simak pembahasannya bersama Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Yulius Setiarto, Ketua Umum Gibranisti Taufik Billfakih, dan pengamat politik dari Universitas Nasional.
#penyadapan #prabowo #jenderallistyosigit
Baca Juga: Listyo Sigit & 2 Jenderal Sadap Presiden Prabowo, Penyidik Usut Motif | SAPA MALAM
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ahmades-Brilian
Sumber : Kompas TV
- pdip
- gibranisti
- penyadapan
- prabowo
- listyo sigit






Komentar (0)