Suku dinas perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat sudah dibuat sibuk pagi-pagi sekali akibat kecelakaan tunggal yang dialami mobil listrik BYD Atto 1. Insiden tersebut sempat membuat lalu lintas di sekitarnya tambah macet.
Lewat keterangan di akun resmi media sosial Instagram (@sudinhubjakbar), peristiwa tersebut akibat bagian penghubung roda belakang BYD Atto 1 tersebut lepas di Jalan Ring Road Raya, Kamal, Cengkareng awal pekan ini.
"Menurut pengemudi bernama bapak Endang kejadian as patah awalnya menabrak pembatas jalan pada pukul 04:00 WIB dan membanting setir ke kiri. Setelah jarak 1-2 kilometer tampak lampu indikator ban muncul," urai akun tersebut.
Sudinhub Jakarta Barat menambahkan, dari indikator status ban tersebut memberi tahu kepada pengemudi bahwa terdapat gangguan pada komponen kaki-kaki. Tidak lama kemudian, disebutkan struktur roda belakang telah lepas dari bodi.
Kata BYD Indonesia soal insiden Atto 1 patah as rodaDihubungi terpisah, Head of Public and Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan telah mendengar dan mengetahui insiden tersebut. Perusahaan dikatakan tengah mencoba pemilik mobil yang bersangkutan.
"Terkait insiden kecelakaan yang melibatkan BYD Atto 1 di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada 2 November 2026. Berdasarkan informasi saat ini yang kami terima, insiden diakibatkan benturan keras kepada pembatas jalan atau trotoar," katanya kepada kumparan, Rabu (4/11).
"Saat ini, team aftersales kami tengah berkoordinasi dengan pihak perusahaan pemilik unit untuk memperoleh informasi akurat melalui pemeriksaan lengkap terhadap kendaraan," terang Luther.






Komentar (0)