Bukan Cuma Bangun Hotel, Ini Cara IHG Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lokal

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Industri pariwisata tidak hanya berkaitan dengan jumlah wisatawan yang datang atau banyaknya hotel yang dibangun di kawasan wisata. Di balik aktivitas tersebut, seharusnya ada peluang ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat, seperti terbukanya lapangan pekerjaan hingga meningkatnya permintaan terhadap produk usaha lokal.

Hal ini menjadi salah satu perhatian InterContinental Hotels Group (IHG) dalam menjalankan bisnis perhotelannya di Indonesia. Perusahaan perhotelan global tersebut mengungkapkan bahwa operasional hotelnya turut melibatkan tenaga kerja nasional dan menjalin kemitraan dengan berbagai pelaku usaha dan komunitas di sekitar destinasi wisata.

Managing Director Southeast Asia and Korea IHG, Vivek Bhalla, mengatakan IHG saat ini memiliki sekitar 3.700 karyawan di Indonesia. Menariknya, sekitar 95 persen dari jumlah tersebut merupakan tenaga kerja Indonesia.

"Di Indonesia, saat ini kami memiliki sekitar 3.700 karyawan, dan 95 persen di antaranya adalah orang Indonesia," ujar Vivek dalam IHG Hotels & Resorts Media Gathering: Supporting Indonesia’s Next Chapter of Tourism Growth di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Ia juga mengungkapkan bahwa IHG telah menciptakan 200 lapangan pekerjaan baru sepanjang 2026. Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari kegiatan perusahaan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan operasional hotel.

"Sepanjang tahun ini saja, 200 lapangan pekerjaan baru telah tercipta. Karena itu, kami berinvestasi pada sumber daya manusia sejak hari pertama mereka bekerja," kata Vivek.

 

Baca Juga :

Menteri Ekraf: Ekonomi Kreatif RI Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja
  Tak Hanya Merekrut, IHG Kembangkan Talenta Lokal
Penyerapan tenaga kerja tersebut juga diikuti dengan upaya meningkatkan kemampuan karyawan. Vivek menjelaskan, IHG menyediakan pelatihan bagi para pekerjanya agar mereka dapat memahami standar pelayanan perhotelan global.

Selain pelatihan, karyawan juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan karier hingga menempati posisi manajerial. Perusahaan turut menjalin kerja sama dengan universitas dan institusi pendidikan untuk mempersiapkan generasi pemimpin berikutnya di industri perhotelan.

"Kami menyediakan pelatihan terbaik, memberikan akses terhadap standar global, dan membuka kesempatan pengembangan karir menuju posisi manajerial. Kami juga bekerja sama dengan universitas dan institusi pendidikan untuk membantu mengembangkan generasi pemimpin berikutnya," jelasnya.

Di luar pengembangan karyawan, IHG juga berupaya memperluas dampak ekonominya melalui kerja sama dengan pelaku usaha di sekitar hotel. Vivek menyebut hotel-hotel IHG di Indonesia bekerja sama dengan berbagai bisnis lokal, petani, hingga perajin.

Menurutnya, kemitraan tersebut dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan yang menginap.

"Sebagai bagian dari ekosistem pariwisata, hotel-hotel kami di seluruh Indonesia bekerja sama dengan banyak pelaku usaha lokal, petani, dan perajin. Hal ini memperkuat kemitraan lokal, mendukung lingkungan sekitar, memperkenalkan hasil bumi dan produk lokal, dan membantu masyarakat setempat," ungkapnya.

Salah satu contohnya dilakukan melalui Holiday Inn Cikarang Jababeka yang menyajikan teh artisan hasil budidaya petani Jawa Barat bagi para tamu. Pendekatan serupa diterapkan IHG di Canggu, Bali, lewat konsep nature-to-table, yang memanfaatkan rempah dan hasil bumi setempat untuk kebutuhan dapur hotel guna menekan limbah sekaligus memperkuat rantai pasok yang bertanggung jawab.

 

Baca Juga :

PMI Manufaktur ASEAN Tertinggi Sejak Februari dengan Penyerapan Tenaga Kerja Terbatas
  Gandeng 40 Mitra Komunitas Lokal
Keterlibatan IHG terhadap masyarakat juga dilakukan melalui berbagai program sosial. Vivek menyebut perusahaan saat ini memiliki sekitar 40 mitra komunitas lokal di Indonesia.

Salah satu bentuk kerja sama tersebut melibatkan organisasi nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan ibu-ibu dari kelompok kurang mampu. Program ini bertujuan membantu mereka meningkatkan taraf hidup dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.

IHG juga mengungkapkan dampak kegiatan sosial yang dilakukan para karyawannya. Berdasarkan perhitungan internal perusahaan, kegiatan keterlibatan komunitas yang dijalankan sepanjang tahun sebelumnya telah membantu meningkatkan kehidupan sekitar 14.000 orang di Indonesia.

"Tahun lalu, berdasarkan perhitungan kami, para karyawan IHG di Indonesia telah membantu meningkatkan kehidupan 14.000 orang di komunitas melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat," ujar Vivek.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, IHG menilai industri perhotelan memiliki hubungan yang erat dengan masyarakat di sekitar destinasi wisata. Selain membuka kesempatan kerja dan mengembangkan keterampilan tenaga kerja, keberadaan hotel juga dapat menciptakan peluang pasar bagi petani, perajin, serta pelaku usaha lokal. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Bukan Cuma Bangun Hotel, Ini Cara IHG Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lokal Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/Rkj1L49b-bukan-cuma-bangun-hotel-ini-cara-ihg-gerakkan-ekonomi-masyarakat-lokal

(ANN)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yusril Sebut Belum Ada Kesimpulan soal WNI yang Bergabung dengan Militer Rusia
• 23 jam lalu
0
thumb
DPR Soroti Vape Jadi Modus Peredaran Narkoba, BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Mengandung Zat Berbahaya
• 8 jam lalu
0
thumb
Kata-kata Mertua yang Bikin Dwi Bagus Nangis Bersimpuh ke Istri Sah
• 18 jam lalu
0
thumb
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah untuk Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Riil
• 11 jam lalu
0
thumb
Tidak Harus Berupa Uang, Ini 5 Sedekah yang Dianjurkan Rasulullah saw.
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.