Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp18.180 per Dolar AS, Analis Soroti Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Amerika

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 4 November 2026, akibat penguatan indeks dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkatkan tekanan terhadap pasar keuangan global.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memproyeksikan rupiah bergerak dalam kisaran Rp18.120 hingga Rp18.180 per dolar AS.

Menurutnya, kenaikan imbal hasil surat utang AS menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penguatan dolar dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Indeks dolar naik menjadi 101,89 dan obligasi pemerintah AS naik 5 bps (basis points) menjadi 4,62 persen, walaupun harga minyak turun," ucap Rully kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Tekan Rupiah

Rully menjelaskan bahwa kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mencerminkan kondisi pasar keuangan global yang masih menghadapi tekanan suku bunga tinggi.

Situasi tersebut menunjukkan kecenderungan suku bunga bertahan pada level tinggi dalam waktu lebih lama atau higher for longer.

Menurutnya, kondisi itu dapat menimbulkan dampak lanjutan terhadap pasar surat utang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Rully menyebut kenaikan imbal hasil obligasi AS dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Amerika Serikat.

Ia juga menyoroti strategi pembelian kembali obligasi atau buyback oleh pemerintah AS yang dinilainya belum berhasil menstabilkan pasar surat utang.

Kombinasi faktor tersebut meningkatkan tekanan terhadap pasar obligasi global dan berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Jadi Perhatian

Selain perkembangan pasar obligasi, Rully menyoroti ekspektasi kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed).

Menurutnya, pelaku pasar memperhitungkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dalam beberapa kesempatan.

Ekspektasi yang disebutkan Rully mencakup potensi dua hingga tiga kali kenaikan suku bunga dalam satu tahun mendatang.

Perkiraan tersebut turut memengaruhi persepsi investor terhadap prospek dolar AS dan pasar keuangan negara berkembang.

Tekanan terhadap rupiah diperkirakan tetap berlangsung selama sentimen penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi AS mendominasi pasar.

Sentimen Politik dan Pasar Modal Indonesia Ikut Disorot

Dari dalam negeri, Rully menilai stabilitas politik dan tata kelola pasar modal menjadi perhatian pelaku pasar.

Ia menyinggung adanya dugaan kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara yang disebut diduga melibatkan mantan Kapolri.

Dugaan tersebut merupakan isu yang dikemukakan analis dan belum dapat dipastikan kebenarannya berdasarkan informasi yang tersedia.

Rully juga menyoroti dinamika penilaian dari MSCI sebagai salah satu faktor yang memengaruhi persepsi pasar terhadap aset Indonesia.

"Kasus penyadapan jelas membuat premi risiko seluruh aset Indonesia naik yang tercermin dari CDS (Credit Default Swap) sudah di atas 100 bps," ungkap Rully.

CDS merupakan instrumen yang digunakan pasar untuk mengukur risiko kredit, termasuk risiko yang berkaitan dengan kemampuan suatu negara memenuhi kewajiban utangnya.

Rupiah Diproyeksikan Bergerak di Kisaran Rp18.120–Rp18.180

Dengan mempertimbangkan perkembangan pasar global dan sentimen domestik, Rully memperkirakan rupiah berada dalam rentang Rp18.120 hingga Rp18.180 per dolar AS.

Proyeksi tersebut mencerminkan potensi tekanan terhadap mata uang Indonesia akibat kenaikan indeks dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Pergerakan rupiah selanjutnya diperkirakan tetap dipengaruhi perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat serta persepsi investor terhadap risiko pasar domestik.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Karhutla Landa Distrik Maima Jayawijaya, Penyebab Masih Diselidiki
• 3 jam lalu
0
thumb
Pupuk Indonesia Kawal Ketersediaan dan Penyaluran NPK Kakao di Mamuju
• 7 jam lalu
0
thumb
Jawaban Istana soal Isi Percakapan Prabowo yang Disadap Listyo Sigit dkk
• 5 jam lalu
0
thumb
Cerita Megawati Tak Mau Punya HP Karena jadi Sasaran Penyadapan
• 8 jam lalu
0
thumb
Jenderal Listyo Sigit Ditahan di Rutan Mabes Polri usai Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.