Bahar bin Smith Terluka saat Aksi Tolak Andrea Bocelli di Kemayoran

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -- Aksi penolakan saat konser musisi asal Italia, Andrea Bocelli, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam berujung ricuh. Setidaknya, terdapat 34 orang yang mengalami luka-luka akibat kericuhan tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan salah satu orang yang terluka dalam kericuhan itu adalah Bahar bin Smith, yang ikut hadir ketika aksi penolakan tersebut. Diduga, luka itu disebabkan lemparan benda.

Baca Juga
  • Polisi: 34 Orang Luka Dalam Bentrokan Aksi Penolakan Andrea Bocelli
  • Massa Gelar Aksi, Serukan Pembatalan Konser Andrea Bocelli di Jakarta
  • GPCI Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Soroti Sikap terhadap Palestina

"Iya. Untuk yang diamankan tidak ada, termasuk kehadiran Habib BS juga hadir, yang bersangkutan juga dalam kondisi luka ada bekas lemparan dan itu diakui," kata dia, Rabu (4/11/2026).

Menurut dia, benda itu diduga dilempar dari arah kerumunan massa. Karena lemparan tidak sampai ke depan, benda tersebut mengenai Bahar bin Smith, sehingga mengalami luka-luka.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Budi menyatakan, petugas langsung melakukan penanganan usai Bahar dilaporkan terluka. Penanganan itu dilakukan oleh pihak dokter kesehatan.

Ia mengatakan, tidak ada pihak yang ditangkap dalam aksi tersebut. Ia juga memastikan seluruh penonton dan artis dalam konser itu dapat diamankan setelah kegiatan berakhir.

"Intinya tadi malam ada insiden beberapa tapi alhamdulillah semua dapat terkendali," ujar Budi.

Diketahui, konser Bocelli digelar di JIExpo Kemayoran pada Selasa malam. Namun, terdapat sekitar 300 orang yang melakukan aksi penolakan konser itu sejak Selasa sore.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dua Wisatawan Korban Longsor di Badung Belum Ditemukan
• 18 jam lalu
0
thumb
Dua Kali Mangkir dari Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tiba-tiba ke KPK
• 6 jam lalu
0
thumb
Dua Atlet Muda Meninggal Saat Porprov Jateng 2026, Ketua NOC Tegaskan Nyawa Lebih Penting dari Medali
• 23 jam lalu
0
thumb
Munafri Temui Peternak Panaikang: Siapkan Solusi Relokasi dan KUR
• 4 jam lalu
0
thumb
Angkat Tema Lost in the Jungle di Konser King Nassar, Promotor Mainkan Imajinasi Penonton: Bakal Jadi Harimau
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.