JAKARTA, DISWAY.ID-- Kericuhan sempat mewarnai konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 November 2026.
Massa DPD Front Persaudaraan Islam (FPI) DKI Jakarta yang dikomandoin Habib Bahar Bin Smith tersebut memaksa masuk ke area konser pasca Andrea Bocelli selesai manggung.
BACA JUGA:TPG Guru Non-ASN Triwulan III 2026 Sudah Cair, Yuk Segera Cek Rekening
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, awalnya massa DPD FPI berunjuk rasa dengan penyampaian orasi di depan Pintu 9 JIExpo Kemayoran.
Di tengah kegiatan tersebut, personel kepolisian tetap bersiaga mengatur arus kendaraan serta membantu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar lokasi.
Setelah rangkaian pengamanan konser Andrea Bocelli selesai dilaksanakan, situasi di kawasan JIExpo Kemayoran sempat diwarnai adanya upaya pemaksaan masuk oleh massa aksi ke area JIExpo.
"Menghadapi dinamika tersebut, personel kepolisian tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional dalam menjalankan tugas pengamanan," kata Reynold melalui keterangan tertulis pada Rabu, 4 November 2026.
BACA JUGA:Apakah Gibran Ikut Disadap Listyo Cs? Ini Jawaban Istana
Petugas pengamanan sambung Reynold, melakukan pendekatan dialogis dengan memberikan imbauan secara persuasif, serta berupaya mengendalikan situasi agar tidak terjadi gesekan antara massa aksi dengan aparat maupun pihak lainnya.
Meskipun terdapat upaya pemaksaan masuk, personel tetap mengutamakan pelayanan yang santun, tidak terpancing emosi, serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku.
Reynold menegaskan bahwa Polri senantiasa menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Namun demikian, pelaksanaan aksi unjuk rasa diharapkan tetap memperhatikan ketertiban umum, keselamatan bersama, serta menghormati hak masyarakat lainnya.
BACA JUGA:Daftar Petinggi Polri Terseret Kasus Penyadapan LSP Dibeberkan Selamat Ginting: Belasan Jenderal Akan Jadi TSK
"Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kami juga mengimbau agar seluruh peserta aksi tetap tertib, tidak memaksakan kehendak, dan mengikuti ketentuan yang berlaku," tegas Kapolres.
Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)