Festival film internasional Jakarta World Cinema (JWC) 2026 memasuki hari ketiga. Festival ini menyuguhkan momen istimewa lewat hadirnya dua sineas populer, Miiku Sakanishi dan Joaquín Del Paso, lewat sesi Q&A bersama penonton.
Kehadiran Miiku Sakanishi, sutradara Memorizu, serta Joaquín Del Paso yang menggarap The Garden We Dreamed, menjadi magnet pengunjung JWC 2026.
Penikmat film tidak hanya sekadar menyaksikan visual di layar, tetapi juga diajak menyelami dapur kreatif di balik layar, mulai dari ide awal, pengembangan cerita, hingga rintangan teknis dan emosional dalam mewujudkan narasi ke layar lebar.
Bagi Miiku Sakanishi, JWC 2026 memberikan ruang pertukaran budaya yang begitu berharga.
"Senang sekali bisa menjadi bagian dari Jakarta World Cinema. Saya merasa festival ini memberikan kesempatan yang luar biasa bagi para pembuat film dan penonton dari berbagai negara untuk saling bertemu, berbagi cerita, dan memahami perspektif yang berbeda melalui film," ujar Miiku.
Senada dengan Miiku, Joaquín Del Paso turut memuji antusiasme dan kehangatan audiens di Indonesia. Sutradara The Garden We Dreamed ini menyebut JWC punya peran menyatukan sekat geografis.
"JWC jadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Saya senang bisa bertemu dengan penonton di Jakarta dan berbagi cerita mengenai film yang saya buat. Menurut saya, festival seperti ini sangat penting karena film dapat menjadi jembatan menghubungkan orang dari berbagai budaya," ungkap Joaquín.
Selain kehadiran kedua sutradara tersebut, hari ketiga JWC 2026 juga semarak dengan pemutaran sejumlah film populer lainnya.
Layar bioskop diwarnai oleh film kaliber seperti All of a Sudden, Rose, The Samurai and The Prisoner, hingga El Ser Querido.
Penayangan Jakarta World Cinema 2026 berlangsung di CGV Grand Indonesia hingga 7 November 2026. Sementara, penikmat sinema di luar Jakarta tetap dapat mengakses film pilihan secara online melalui platform KlikFilm hingga 21 November 2026 mendatang.






Komentar (0)