Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, meminta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) memprioritaskan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan kejahatan di Ibu Kota. Penambahan CCTV dinilai penting untuk mencegah tawuran hingga peredaran narkoba.
Inggard mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memanfaatkan kembali anggaran hasil efisiensi pengadaan CCTV untuk memperluas jangkauan pengawasan. Menurutnya, masih banyak wilayah yang membutuhkan fasilitas pemantauan guna meningkatkan keamanan masyarakat.
"Ini harus kembali dioptimalkan," kata Inggard di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Ia menjelaskan, efisiensi pengadaan CCTV dapat dilakukan dengan menyesuaikan spesifikasi dan fitur kamera berdasarkan kebutuhan di lapangan. Fitur analitik maupun surveillance, kata dia, tidak harus dipasang pada seluruh perangkat apabila memang tidak diperlukan.
"Kalau enggak perlu analitik, kenapa dipasang analitik, sehingga ada penghematan. Tentu saja uang penghematan yang sejumlah Rp 80 miliar ini bisa kembali dipasangkan kepada CCTV ke daerah-daerah rawan tawuran, kejahatan, kemacetan," ujarnya.
Inggard berharap anggaran hasil efisiensi tersebut dapat segera dialokasikan untuk menambah titik pemasangan CCTV. Dia juga meminta janji Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait pemasangan CCTV di Jakarta segera direalisasikan.
(bel/isa)






Komentar (0)