Aksi Ricuh Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Habib Bahar Alami Luka Akibat Lemparan

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Sekelompok massa menggelar aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Aksi tersebut berujung ricuh.

Peristiwa ricuh ini viral dan salah satunya diunggah akun media sosial Instagram @warungjurnalis dengan keterangan: “Ricuh di JIExpo: Massa Aksi Terobos Barikade Konser Andrea Bocelli”.

Massa tampak melemparkan sejumlah benda hingga batu ke arah barikade polisi yang melakukan pengamanan konser tersebut. Selain itu, massa juga tampak melakukan penyerangan menggunakan bambu.

Aksi ini selanjutnya berupaya dibubarkan oleh pihak kepolisian. Namun, tampak massa tak menyerah dan terus melemparkan batu.

Tertulis dalam keterangan bahwa aksi ini dilakukan lantaran massa menyuarakan kemarahan atas keputusan pihak penyelenggara yang tetap melangsungkan pertunjukan musik tersebut sesuai jadwal.

Terkait peristiwa ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan Habib Bahar bin Smith mengalami luka akibat terkena lemparan.

“Habib BS juga hadir. Yang bersangkutan juga dalam kondisi luka ada bekas lemparan dan itu diakui,” terang Budi, kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Budi menjelaskan bahwa Habib Bahar mengaku lemparan tersebut berasal dari kelompoknya sendiri.

“Diklaim dari kelompok mereka sendiri karena dari belakang melempar tidak sampai kepada petugas yang kena Habib BS dan itu juga ditangani diobati oleh pihak Dokkes. Ada juga dokumentasinya kepada kita,” ucapnya.

Budi memastikan bahwa saat ini kondisi di lokasi konser tersebut telah kondusif.

“Intinya setelah selesai artis juga dievakuasi secara aman, para penonton, tamu undangan juga pulang memang sedikit adanya tingkat kemacetan karena beberapa pintu dibuka untuk kelancaran arus lalu lintas. Intinya tadi malam ada insiden beberapa tapi alhamdulillah semua dapat terkendali,” terang Budi. (ars/nsi)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026
• 16 jam lalu
0
thumb
Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Butuh Pengawasan Pengadilan yang Ketat
• 16 jam lalu
0
thumb
Siapa yang Meminta LSP Menyadap Prabowo? Buat Apa?
• 6 jam lalu
0
thumb
Menko Yusril Imbau Publik Percayakan Polri Usut Kasus Sadap Ilegal
• 9 jam lalu
0
thumb
Pakar Sebut Penyadapan LIMS ke Presiden Prabowo Bukan Kategori Spyware, tapi Insider Threat
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.