JAKARTA -- Bek timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menorehkan sejarah di pentas sepak bola Eropa setelah dinobatkan sebagai Man of the Match saat Lille menahan imbang tuan rumah Bodo/Glimt tanpa gol dalam pertandingan keempat fase liga Liga Champions. Penampilan solid Verdonk menjadikannya pemain berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik dalam pertandingan kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu.
Verdonk tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Aspmyra, Bodo, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Ia menjadi salah satu pemain paling menonjol di kubu Lille berkat kontribusinya dalam menjaga pertahanan sekaligus membantu membangun serangan.
Baca Juga
Hasil Liga Champions: Barcelona Setop Rekor Sempurna Aston Villa, MU Bangkit Dramatis Kalahkan Roma
Hancurkan Villarreal 6-0, PSG Bikin Sejarah Cetak Empat Gol dalam 17 Menit di Liga Champions
Bayern Munchen Bungkam Atletico 2-0 untuk Naik ke Delapan Besar Liga Champions
Berdasarkan catatan FotMob, pemain berusia 29 tahun itu memperoleh rating 7,8, salah satu nilai tertinggi di antara pemain Lille yang tampil dalam laga tersebut.
Sepanjang pertandingan, Verdonk mencatatkan 77 sentuhan bola dengan 50 operan akurat atau memiliki tingkat akurasi umpan mencapai 83 persen. Ia juga menghasilkan tiga umpan kunci yang menunjukkan kontribusinya dalam membangun peluang bagi Lille. Selain itu, Verdonk melepaskan delapan operan yang berhasil menembus lini lawan dan tiga umpan panjang akurat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kontribusi pemain timnas Indonesia tersebut juga sangat terasa dalam aspek pertahanan. Verdonk membukukan empat tekel, tiga sapuan atau clearance, satu intersepsi, serta tiga kali memulihkan penguasaan bola (ball recoveries). Ia juga memenangi empat dari enam duel udara dan lima dari tujuh duel secara keseluruhan, berdasarkan catatan pertandingan.
Tak hanya bertahan, Verdonk turut membantu Lille dalam fase menyerang. Ia tercatat melakukan dua sentuhan di kotak penalti lawan. Kemampuannya menjaga keseimbangan permainan membuat Lille mampu meredam tekanan Bodo/Glimt sekaligus mempertahankan gawangnya dari kebobolan sepanjang pertandingan.
Hasil imbang tersebut menjadi poin perdana Lille di fase liga Liga Champions musim ini. Tambahan satu angka membawa klub asal Prancis itu naik ke peringkat ke-34 klasemen sementara dengan koleksi satu poin dari empat pertandingan. Sementara itu, Bodo/Glimt menempati posisi ke-23 dengan empat poin.
Penghargaan Man of the Match yang diraih Verdonk menjadi pencapaian tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Selain membuktikan kemampuannya bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa, penampilan tersebut juga memperlihatkan kontribusi pemain Indonesia di panggung Liga Champions. Verdonk pun mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai WNI pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan di kompetisi tersebut.
Komentar (0)