Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari membangun kedekatan dengan masyarakat tanpa sekat. Bermalam di rumah warga, AKBP Ahmad Nur mendengar dan merasakan langsung persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Komitmen itu ia wujudkan sebagai bukti bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berdialog langsung untuk mengetahui permasalahan apa yang dihadapi sehingga dicarikan solusi bersama.
Di rumah sederhana berdinding kayu di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, pada Sabtu (31/10/2026) malam lalu, AKBP Ahmad Nur bermalam. Ia berkomunikasi langsung dengan pemilik rumah dan juga tokoh adat dan masyarakat setempat.
Langkah humanis ini diambil setelah Kapolres yang didampingi Kapolsek Teluk Meranti Ipda Vicki Rizky, dan pejabat utama Polres Pelalawan, melaksanakan silaturahmi dan ngopi bersama unsur Forkopimcam Teluk Meranti serta para tokoh masyarakat.
Jarak tempuh yang cukup jauh, lebih dari 5 jam dari ibukota Kabupaten, serta kondisi malam, menjadi momentum bagi Kapolres untuk memilih tinggal lebih lama bersama warga. Bukan hanya untuk beristirahat, namun untuk benar-benar merasakan denyut kehidupan masyarakat pesisir.
Di ruang tamu yang sederhana itulah, komunikasi tanpa sekat terjalin. Duduk lesehan, Kapolres mendengarkan langsung berbagai cerita warga, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), persoalan lingkungan, hingga harapan masyarakat terhadap pelayanan Polri.
"Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi membangun hubungan emosional. Kami tidak ingin hanya mendengar laporan saat ada masalah, kami ingin mendengar langsung aspirasi, masukan, dan keluhan warga dalam kesehariannya," ujar AKBP Ahmad Nur Ari.
Putra Bugis asal Makassar, Sulawesi Selatan tersebut menegaskan, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud dengan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat sebagaimana tagline Kapolri, 'Polisi Bersama Masyarakat'.
"Polri hadir untuk masyarakat. Karena itu silaturahmi dan komunikasi harus terus terjalin. Apa yang menjadi keluhan masyarakat akan menjadi perhatian kami untuk dicarikan solusi terbaik sesuai kewenangan yang ada," tegasnya.
Dari sebuah rumah sederhana di Teluk Meranti, pesan kuat disampaikan. Bahwa membangun kepercayaan publik tidak harus selalu dengan program besar. Kadang, kepercayaan itu lahir dari hal paling sederhana: hadir, duduk bersama, mendengar, dan memahami.
Bagi Polres Pelalawan, menjaga keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang memastikan setiap warga merasa aman, diperhatikan, dan terlindungi.
(mea/dhn)






Komentar (0)