Korut tolak tuduhan provokatif AS sebagai dalang peretasan Binance

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Korea Utara menolak keras tudingan provokatif Amerika Serikat bahwa mereka dalang di balik peretasan dan pencurian mata uang kripto Binance, lapor kantor berita KCNA pada Rabu.

"Mengenai insiden berskala besar ini, AS lagi-lagi membuat provokasi basi dengan menghubungkan kejadian itu dengan Republik Rakyat Demokratik Korea," kata Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang juga direktur departemen pada Komite Sentral Partai Pekerja Korea.

"FBI berupaya melabeli Korea Utara sebagai 'negara kejahatan siber' dan mengklaim mendapatkan informasi bahwa sebuah organisasi peretas yang 'didukung' Korea Utara terlibat dalam insiden itu," tambahnya.

Baca juga: FBI tuding Korea Utara curi kripto Rp109 triliun dari Binance

Kim menyebut uduhan AS itu sebagai retorika absurd.

Pekan lalu, pendiri Binance Changpeng Zhao mengatakan platformnya telah menjadi korban serangan peretas, tapi dipastikan dana para pengguna tetap aman.

Menurut asesmen awal perusahaan itu, insiden tersebut berdampak pada aset senilai 6,3 miliar dolar AS.

Tanpa memberi bukti, FBI mengklaim telah mendapati adanya keterkaitan Korea Utara dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab mencuri mata uang Binance.

Baca juga: Kim Jong Un ingin percepat pengembangan senjata nirawak berbasis AI

Sumber: Sputnik


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
NTB ajukan 207 ribu hektare sawah jadi LP2B
• 4 jam lalu
0
thumb
2 Pengedar Narkoba di Cirebon Ditangkap, Polisi Sita 10 Kg Ganja Kering
• 54 menit lalu
0
thumb
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung
• 19 menit lalu
0
thumb
Iran Komentari Hasil Pemilu Sela AS: Rakyat Amerika Pilih NO TO WAR!
• 1 jam lalu
0
thumb
Kunjungan wisman ke Indonesia capai 1,43 juta pada September 2026
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.