Viktor Laiskodat Serap Aspirasi dan Beri Solusi Kesempatan Kerja di Kupang

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kupang: Anggota DPR Fraksi Partai NasDem daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II (NTT II), Viktor Bungtilu Laiskodat, menyoroti sulitnya lulusan perguruan tinggi memperoleh pekerjaan dan keterbatasan biaya untuk melanjutkan pendidikan. Hal itu disampaikan Viktor saat menggelar kegiatan reses di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Selasa, 3 November 2026.

Viktor merespons aspirasi warga yakni seorang lulusan politeknik yang belum mendapat tawaran kesempatan kerja. Sementara itu, seorang ibu yang meminta dukungan pendidikan bagi anak-anaknya memperoleh respons berupa bantuan beasiswa.
 

Baca Juga :

Viktor Laiskodat Dorong Pendidikan Vokasi Berbasis Potensi NTT

Aspirasi mengenai lapangan kerja disampaikan Karim, warga Oepura, yang merupakan lulusan salah satu politeknik pada 2025. Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan lapangan kerja membuat dirinya dan sejumlah teman yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi belum mendapatkan pekerjaan.

Mendengar keluhan tersebut, Viktor berdialog langsung dengan Karim untuk mengetahui kondisi dan status pekerjaannya. Setelah mengetahui bahwa Karim belum bekerja, Viktor menawarkan kesempatan kerja dengan gaji awal Rp5 juta.

Respons tersebut memperlihatkan upaya menghubungkan aspirasi masyarakat dengan solusi yang dapat segera dilakukan, terutama bagi lulusan muda yang tengah menghadapi tantangan memasuki dunia kerja.

Selain persoalan pekerjaan, kebutuhan pembiayaan pendidikan tinggi juga menjadi perhatian dalam pertemuan itu. Seorang ibu menyampaikan harapan agar anak-anaknya memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program beasiswa.

Viktor merespons permintaan tersebut dengan memberikan dukungan beasiswa pendidikan. Menurut dia, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh memutus kesempatan generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang lebih tinggi.

Perhatian terhadap pendidikan, lanjut Viktor, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata agar semakin banyak anak Nusa Tenggara Timur memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Warga Minta Pembangunan Jembatan Gantung

Aspirasi lain yang mendapat perhatian Viktor adalah kebutuhan pembangunan jembatan gantung untuk mempermudah mobilitas masyarakat. Warga menyampaikan kebutuhan tersebut karena akses penyeberangan saat banjir melanda.

Menanggapi usulan itu, Viktor menyatakan kesediaannya untuk mendukung pembangunan jembatan gantung. Ia meminta masyarakat segera menghadirkan tenaga teknis atau tukang yang berpengalaman agar kebutuhan pembangunan dapat dihitung dan diukur secara langsung.

“Saya sanggupi. Panggil tukangnya, minta mereka datang untuk mengukur dan menghitung kebutuhan pembangunan jembatan itu dengan baik. Kita harus memastikan perencanaannya tepat dan dikerjakan oleh orang yang memang memiliki kemampuan,” ujar Viktor.

Menurut dia, perencanaan teknis perlu dilakukan sejak awal agar pembangunan jembatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperhatikan aspek keselamatan pengguna.


Anggota DPR RI Fraksi NasDem daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II (NTT II), Viktor Bungtilu Laiskodat. Foto: Dok. NasDem.

Jalan, Air Bersih, dan Pelayanan Kesehatan

Selain kesempatan kerja, beasiswa, dan jembatan gantung, warga Maulafa juga menyampaikan persoalan infrastruktur jalan, keterbatasan akses air bersih, serta kebutuhan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Terkait usulan perbaikan dan pelebaran jalan, Viktor menyampaikan perlunya koordinasi dengan pemerintah dan unsur legislatif di tingkat Kota Kupang. Ia menjelaskan bahwa pelebaran jalan yang menggunakan lahan milik warga harus didasarkan pada kesepakatan bersama.

“Kalau pelebaran jalan membutuhkan tanah masyarakat, tentu harus ada kesediaan dan kesepakatan warga. Kita perlu duduk bersama dan mencari jalan keluar agar kebutuhan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ucap Viktor.

Persoalan hukum yang turut disampaikan warga juga menjadi perhatian. Viktor menyatakan kesediaannya membantu mengkaji persoalan tersebut, dengan terlebih dahulu mempelajari dokumen, dasar hukum, dan kronologi permasalahannya.

Ia meminta timnya berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat dan tenaga hukum untuk mendapatkan gambaran yang utuh sebelum menentukan langkah selanjutnya. Apabila diperlukan, komunikasi dengan Komisi III DPR RI juga terbuka untuk dilakukan sesuai hasil kajian.

Sementara itu, terkait kebutuhan air bersih, warga mengusulkan pembangunan sumur bor di sejumlah titik lingkungan, termasuk di sekitar RT dan fasilitas gereja. Viktor meminta agar titik-titik yang diusulkan dicatat secara terperinci dan diperiksa ketersediaan sumber airnya sebelum pengeboran dilaksanakan.

Aspirasi mengenai peningkatan pelayanan posyandu juga turut dicatat untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Viktor mengatakan, berbagai persoalan yang disampaikan warga perlu ditangani melalui langkah konkret dan kerja sama dengan pemerintah serta masyarakat. Namun, perhatian terhadap kebutuhan hari ini juga harus berjalan seiring dengan persiapan masa depan generasi muda.

“Kesulitan masyarakat harus kita cari jalan keluarnya. Pada saat yang sama, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik. Mereka perlu memiliki kesempatan dan kemampuan untuk membangun kehidupan yang lebih baik daripada generasi kita sekarang,” ujar Viktor.

Ia berharap hasil pertemuan reses di Maulafa tidak berhenti sebagai catatan aspirasi, tetapi ditindaklanjuti melalui koordinasi dan langkah nyata, terutama pada kebutuhan dasar masyarakat, keselamatan akses, kesempatan kerja, serta keberlanjutan pendidikan generasi muda di Nusa Tenggara Timur. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Di Balik Polemik MBG, Ada Anak-Anak yang Masih Membutuhkan
• 17 jam lalu
0
thumb
Polda Metro buru bandar narkoba lintas daerah dari kasus ganja Sumut
• 15 jam lalu
0
thumb
IIFS 2026 di Makassar, OJK Pacu Transformasi Ekosistem Keuangan Syariah
• 18 jam lalu
0
thumb
Era Baru Teknologi, Kacamata Bukan Cuma Fashion! Kini Bisa Menggantikan Sebagian Fungsi Smartphone
• 5 jam lalu
0
thumb
Gerindra Tegaskan Tak Intervensi Kasus Narkoba yang Libatkan 3 Kadernya Anggota DPRD di Jatim
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.