Serangan Drone Israel di Gaza Tewaskan 4 Orang: Anggota Hamas hingga Remaja

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Militer Israel melancarkan serangan udara terbaru di wilayah Gaza, Palestina. Empat orang dilaporkan tewas, termasuk anggota dinas keamanan Hamas.

Dilansir AFP, Rabu (4/11/2026), Rumah Sakit Nasser di Gaza- ang dikelola oleh Hamas menyatakan bahwa tiga orang telah meninggal saat tiba di rumah sakit, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka setelah serangan Israel menghantam sebuah tenda yang menampung warga pengungsi di sebelah barat Khan Yunis, di wilayah selatan.

Kementerian Dalam Negeri Hamas juga menyatakan bahwa salah satu anggota dinas keamanan internal mereka, Mohammed Shalouf, tewas dalam sebuah serangan udara di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis.

Baca juga: Trump Bakal Setop Bantuan Militer Rp 72 T ke Israel: Mereka Tak Butuh Lagi

Militer Israel menyampaikan kepada AFP bahwa mereka telah menyerang sejumlah agen militer di area tersebut, namun tidak memberikan perincian lebih lanjut.

Dalam serangan terpisah, seorang remaja putri tewas ketika sebuah pesawat drone Israel menghantam sebuah tenda di sebuah taman di Kota Gaza. Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza mengidentifikasi remaja tersebut sebagai Rimas al-Madhoun, 17 tahun, dan menyatakan ia telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Pada Oktober 2025, Israel menyepakati gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat, namun sejak saat itu, Israel justru terus merangsek lebih jauh ke dalam wilayah Gaza.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan ada penghentian serangan terhadap Hamas. Dia menyatakan tidak akan ada penarikan pasukan dari Gaza sampai Hamas menyerahkan seluruh senjatanya.

Baca juga: Netanyahu Terbuka untuk Koalisi, Tapi Ngotot Harus Jadi PM Israel

Serangan besar-besaran Israel sejak tahun 2023 telah membuat sebagian besar wilayah Gaza hancur dan menewaskan lebih dari 74.600 orang.

Sejak gencatan senjata diumumkan tahun lalu, serangan Israel telah menewaskan hampir 1.600 orang. Militer Israel mencatat tujuh kematian di jajarannya selama periode yang sama, serta kematian seorang kontraktor sipil.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banjir Lahar Semeru Jebolkan Tanggul dan Putus Jalan di Lumajang
• 9 jam lalu
0
thumb
Istri Sah Tahu Dwi Bagus Beli Mesin Giling tapi Tak Tahu untuk Apa
• 16 jam lalu
0
thumb
SDN Rappocini Makassar Jadi Lokasi PPL, Lima Mahasiswa UNM Asah Kompetensi Calon Guru Profesional
• 12 jam lalu
0
thumb
Apakah 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Dijerat Pasal Makar? Ini Kata Yusril
• 6 jam lalu
0
thumb
Foto: Aktivitas Batu Bara di Sungai Musi saat Penerimaan Minerba Lampaui Target
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.