Gali Septic Tank, Warga Jombang Temukan Sumur Kuno Berusia 1.000 Tahun Era Kerajaan Medang

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Gali Septic Tank, Warga Jombang Temukan Sumur Kuno Berusia 1.000 Tahun Era Kerajaan MedangNasional | inews | Rabu, 4 November 2026 - 01:00

JOMBANG, iNews.id - Penemuan sumur kuno yang diduga berusia sekitar 1.000 tahun menghebohkan warga Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sumur yang terkubur sedalam 1,5 meter tersebut diduga berasal dari masa Kerajaan Medang pada abad ke-10 Masehi.

Sumur kuno itu ditemukan secara tidak sengaja saat seorang pekerja menggali tanah untuk membuat septic tank di depan rumah yang sedang dibangun. Ketika penggalian mencapai kedalaman sekitar 1,5 meter, mata cangkul pekerja menyentuh benda yang menyerupai pecahan gerabah kuno.

Setelah digali lebih lanjut, benda tersebut diketahui merupakan jobong, yakni susunan tanah liat yang dibakar dan digunakan sebagai tepian sumur pada masa lampau.

Dari hasil pengamatan awal, tepian sumur tersebut tersusun atas empat lapisan jobong dari bawah ke atas. Material ini diduga menjadi bagian dari sumur yang dahulu digunakan penghuni kawasan tersebut.

Baca Juga:88 Perwira Polri Dimutasi Jenderal Suyudi usai Dilantik Jadi Kapolri, Ini Nama dan Jabatannya

Tim arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelamatan benda bersejarah tersebut.

"Penemuan ini merupakan sebuah artefak, disebut juga Jobong mungkin ada juga yang menyebutnya dengan perigi tapi umumnya di Jawa Timur itu disebut Jobong, yaitu dinding sumur," ujar arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur, Indra Eka Widyajaya, Selasa (3/11/2026). 

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Kondisi jobong yang sudah rapuh akibat usia membuat lapisan pertama dan kedua pecah saat tanah di sekitarnya digali. 

Lapisan ketiga juga mengalami kerusakan, meski potongannya yang berukuran lebih besar berhasil diamankan untuk penelitian lebih lanjut.

Selain jobong, petugas menemukan sejumlah potongan bata merah kuno di dalam sumur. Ukuran bata tersebut diketahui memiliki kemiripan dengan bata merah yang digunakan pada Candi Pandegong, yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan.

Berdasarkan penemuan awal tersebut, arkeolog menduga sumur kuno itu merupakan bagian dari kompleks hunian elite yang sezaman dengan Kerajaan Medang pada era pemerintahan Mpu Sindok, sekitar abad ke-10 Masehi.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel, Jaktim, Jakut Hujan Ringan pada Sore dan Malam Hari

Meski demikian, dugaan usia dan keterkaitan sumur dengan Kerajaan Medang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Untuk kepentingan pelestarian dan kajian arkeologi, petugas mengamankan sebagian potongan jobong sebagai sampel penelitian.

Sementara itu, lapisan jobong keempat yang berada paling bawah tetap dibiarkan di lokasi penemuan. Langkah tersebut dilakukan karena kondisinya dikhawatirkan akan hancur apabila dipaksakan untuk dievakuasi.

#jatim

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kongres IPPA ke-23, Indonesia Perkenalkan Kekayaan Prasejarah ke Dunia
• 8 jam lalu
0
thumb
Ungkap Perkembangan Baby Zac, Amanda Manopo Kasih Sinyal Bakal Tambah Momongan
• 18 jam lalu
0
thumb
Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi
• 11 jam lalu
0
thumb
Polri Tetapkan 13 Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, 58 Orang Jadi Korban
• 19 jam lalu
0
thumb
Bedah Kinerja Danantara Investment, Aset Rp 140 T hingga Bidik Investasi Asing
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.