HP Diduga Disadap Orang Terdekat? Kenali Tanda Penyalahgunaan Akses Tanpa Izin

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Ponsel pintar menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari percakapan WhatsApp, foto keluarga, lokasi, email, hingga akses ke rekening digital. Karena itu, penyalahgunaan akses HP tanpa izin bisa menjadi persoalan serius, terutama jika dilakukan oleh orang yang berada dekat dengan pemilik perangkat.

Akses tidak sah tidak selalu berarti seseorang memasang alat penyadap canggih. Dalam sejumlah kasus, pelaku dapat memanfaatkan HP yang pernah dipinjam, mengetahui PIN layar, menggunakan akun yang masih login di perangkat lain, atau memasang aplikasi pemantau tanpa sepengetahuan pemiliknya. Praktik ini dapat berkaitan dengan spyware atau stalkerware, yakni perangkat lunak yang digunakan untuk memantau aktivitas seseorang secara diam-diam.

Baca Juga :
Ada Perangkat Asing di Akun Google? Waspadai Tanda HP Diakses Orang Lain Tanpa Izin
Cek 7 Pengaturan HP Ini! Ada Tanda Penyadapan yang Sering Luput dari Perhatian

Lantas, bagaimana mengenali tanda HP mungkin diakses orang lain dan langkah apa yang dapat dilakukan untuk melindungi privasi? Berikut VIVA telah merangkum Rabu, (04/11/2026).

1. Ada Perangkat Asing yang Masuk ke Akun Pribadi

Salah satu pemeriksaan awal adalah melihat daftar perangkat yang terhubung ke akun Google. Jika terdapat perangkat atau sesi login yang tidak dikenali, hal tersebut patut diperiksa lebih lanjut.

Google menyediakan fitur untuk meninjau perangkat melalui menu Akun Google, Keamanan & login, lalu Perangkat Anda. Pengguna dapat melihat sesi yang masih aktif dan mengeluarkan akun dari perangkat yang tidak dikenal.

Namun, kemunculan perangkat asing belum otomatis membuktikan penyadapan. Beberapa sesi bisa berasal dari perangkat sendiri, browser berbeda, atau proses login sebelumnya. Periksa detail aktivitas sebelum mengambil kesimpulan.

2. Orang Lain Mengetahui Informasi yang Seharusnya Pribadi

Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang berulang kali mengetahui lokasi, isi percakapan, atau aktivitas digital yang tidak pernah dibagikan kepadanya.

Menurut Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat, stalkerware dapat digunakan untuk memantau lokasi, membaca pesan, melihat foto, hingga mengikuti aktivitas internet korban.

Meski begitu, informasi pribadi yang bocor tidak selalu berasal dari aplikasi penyadap. Akun yang dipakai bersama, lokasi yang dibagikan secara sukarela, atau notifikasi yang terlihat di layar terkunci juga dapat menjadi penyebabnya.

Baca Juga :
Vivo Y32 5G vs Redmi 12 5G, Adu Spesifikasi Hp yang Bisa Bikin Calon Pembeli Bimbang
Xiaomi Redmi M100 Pro vs Samsung Galaxy A55 5G, Duel HP Mid-Range yang Bikin Calon Pembeli Penasaran
Tergiur Untung Harian hingga Bulanan, 99 Orang Malah Kehilangan Rp5,7 Miliar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Atletico Vs Bayern: Die Roten Bungkam Los Rojiblancos Lewat Dua Gol
• 58 menit lalu
0
thumb
Lamine Yamal Bersiap Pecahkan Rekor Gol Liga Champions Milik Kylian Mbappe
• 2 jam lalu
0
thumb
Kemenhub perketat pengawasan angkutan barang jelang zero ODOL 2027
• 17 jam lalu
0
thumb
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs
• 11 jam lalu
0
thumb
Bukan Sekadar Film Perang, Pasukan 1000 Janda Angkat Perjuangan Laksamana Malahayati dan Perempuan Aceh
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.