Direktur RS Juwita Buka Suara soal Kondisi Korban Luka Insiden Truk Molen Maut Bekasi

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, DISWAY.ID-- Direktur Rumah Sakit (RS) Juwita, Kota Bekasi, Slamet Effendy mengungkapkan bahwa para korban kejadian tragis di Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi mulai membaik.

Insiden maut tersebut bermula dari truk molen yang dikemudikan sopir berinisial T dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju Rawa Panjang mengalami rem blong.

BACA JUGA:Situasi Terkini di Mako Brimob Depok di Tengah Isu Dugaan Penangkapan Jenderal L terkait Demo Jogja

Dengan adanya kondisi tersebut, membuat pria berusia 58 tahun terpaksa membanting stir ke lajur kiri hingga menabrak sebuah plang bus stop dan kampus BSI.

Akibat dari kecelakaan tersebut membuat enam korban meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka imbas kejadian ini.

Enam korban luka segera dilarikan ke dua rumah sakit, yakni dua di RS Siloam dan empat di RS Juwita, Kota Bekasi.

Effendy menerangkan bahwa kondisi keempat korban kini mulai berangsur-angsur membaik.

BACA JUGA:Lirik Lagu Beautiful - Bazzi feat Camila Cabello, Tentang Mencintai Seseorang dengan Segala Kekurangannya

"Sampai hari ini, keempat korban kondisinya dalam keadaan yang baik," ungkap Effendy di Bekasi pada Selasa, 3 November 2026.

Meski menunjukkan perkembangan positif, pihak rumah sakit belum dapat memastikan kapan para korban diperbolehkan pulang.

Effendy menegaskan, keputusan terkait waktu kepulangan pasien sepenuhnya berada di tangan dokter yang menangani masing-masing korban.

Namun, ia berharap keempat korban dapat segera menyelesaikan masa perawatan sehingga bisa kembali ke rumah dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Lewat Telepon yang Memanfaatkan Rasa Panik

"Nanti itu sepenuhnya kewenangan dari dokter yang merawat masing-masing. Saya tidak bisa memastikan itu, ya. Tapi mudah-mudahan dalam hari-hari ini insyaallah bisa pulang. Tapi pastinya dokter yang merawat nanti yang memberikan keputusan itu," tandas dia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas
• 11 jam lalu
0
thumb
Hasil Sassuolo Vs Fiorentina: Jay Idzes Starter, I Neroverdi Tumbang di Kandang
• 18 jam lalu
0
thumb
Gelar Ratas Ekonomi, Prabowo Bahas Kesiapan Implementasi Bioetanol E20
• 5 jam lalu
0
thumb
Peneliti Jepang Soroti Transparansi Tata Kelola Tambang Indonesia
• 10 jam lalu
0
thumb
Pengedar Narkoba Lintas Daerah Diringkus Polres Bekasi, Pelaku Terancam Hukuman 12 Tahun
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.