Anggota Polresta Sleman Dilarang Nge-Vape, Kapolresta: Bisa Kena Sanksi Disiplin dan Kode Etik

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Anggota Polresta Sleman dilarang menggunakan rokok elektrik atau vape di lingkungan kerja kepolisian.

Kapolresta Sleman AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pihaknya mendukung penuh kebijakan Kapolri dan Kapolda DIY. Menurutnya, vape dikhawatirkan dapat menjadi media yang disusupi atau dimasuki zat berbahaya.

"Karena memang vape ini yang seperti dikhawatirkan, banyak sekali dimungkinkan terjadinya atau digunakan sebagai hal yang nantinya bisa disusupi atau dimasuki bahan-bahan berbahaya," kata Dhimas di Polresta Sleman, Selasa (3/11/2026).

Sebagai tindak lanjut, Polresta Sleman akan mensosialisasikan larangan tersebut kepada seluruh personel melalui apel pagi. Selain itu akan dilakukan pemasangan poster larangan di lingkungan Polresta Sleman.

"Caranya bagaimana? Kita sosialisasikan setiap apel pagi, kemudian nanti saya akan perintahkan untuk memasang larangan berupa poster," katanya.

Poster larangan juga akan dipasang di barak Dalmas, di situ banyak anggota kepolisian yang masih berusia muda.

Sementara itu, masyarakat yang berada di lingkungan Polresta Sleman juga diimbau untuk tidak nge-vape.

Pelanggar Terancam Sanksi Disiplin dan Kode Etik

Tak sekadar sosialisasi, Polresta Sleman juga akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan larangan tersebut. Dhimas menegaskan, anggota yang kedapatan melanggar dapat dikenai sanksi.

"Pengawasan tentunya dilakukan secara menyeluruh dan itu diimbangi dengan sanksi. Kalau memang nanti melanggar, kita pasti akan berikan sanksi. Tentunya kita sudah harus ingatkan, ingatkan, ingatkan. Kalau sudah tidak bisa diingatkan berarti sudah layak untuk diberikan sanksi," katanya.

Mengenai bentuk hukuman bagi anggota yang kedapatan menggunakan vape, Dhimas menyebut sanksinya dapat berupa sanksi disiplin dan kode etik profesi.

"Dikenakan sanksi disiplin dan kode etik profesi menurut PP Nomor 2 tahun 2003 dan Perpol 7 2022 pasal 12 huruf E," pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Diduga Jadi Informan Saksi, 2 Orang Diusir dari Ruang Sidang Febrie Adriansyah
• 21 jam lalu
0
thumb
Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Kalah 2-4 dari Fiorentina
• 16 jam lalu
0
thumb
KPID Jabar Bekali 500 Pelajar se-Bandung Raya Literasi Media dan Politik
• 14 jam lalu
0
thumb
Sering Disalahartikan, Merasa Gugup saat Bersama Pasangan Bisa Jadi Tanda Red Flag Menurut Psikolog
• 3 jam lalu
0
thumb
Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.