Obligasi Daerah Belum Disetujui, Pramono Anung Putar Otak

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut rencana penerbitan obligasi daerah hingga kini belum mendapatkan persetujuan pemerintah pusat.

Karena itu, Pemprov bersama DPRD DKI Jakarta telah menyepakati alternatif pembiayaan lain agar pembangunan di ibu kota tetap berjalan.

Advertisement

BACA JUGA: Investasi Jakarta Tembus Rp 249 Triliun, Tertinggi di Indonesia

“Hal yang berkaitan dengan obligasi, memang sampai hari ini belum mendapatkan persetujuan. Dan karena tidak bisa kami harus menunggu terlalu lama dan harus ada jalan keluar,” kata Pramono di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (3/11/2026).

“Maka kami sudah memutuskan apa yang menjadi kesimpulan atau keputusan bersama antara Pemerintah DKI Jakarta dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta,” sambungnya.

Kini, Pemprov DKI Jakarta pun putar otak dengan menyiapkan skema alternatif pembiayaan pembangunan lainnya melalui Dana Bagi Hasil (DBH) dan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Pramono berharap pinjaman dari lembaga pembiayaan infrastruktur milik pemerintah tersebut dapat diperoleh dengan bunga yang rendah.

“Pertama, menggunakan DBH, yang kedua adalah pinjaman dari SMI dengan bunga yang mudah-mudahan murah sekali,” ungkap Pramono.

Ia memastikan, perubahan skema pembiayaan tersebut tidak akan mengganggu rencana pembangunan Jakarta. Program pembangunan, katanya tetap berjalan meski rencana penerbitan obligasi daerah belum mendapatkan persetujuan.

“Tapi intinya bahwa yang paling penting pembangunan di Jakarta tidak akan mengalami perubahan,” ucapnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun
• 20 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026
• 19 jam lalu
0
thumb
EMAS Targetkan Produksi Tembus 250 Ribu Ons pada 2026-2027
• 13 jam lalu
0
thumb
Ramalan Zodiak Virgo Bulan November 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Pasutri Tega Bunuh Bayi di Toilet Pasar, Polisi Ungkap Motifnya | KOMPAS MALAM
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.