Muncul Isu Polisi Berpangkat Jenderal Disebut Kerahkan Massa Demo Jogja, Mabes Polri: Nanti Ya!

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Desas-desus perwira polisi diduga berpangkat jenderal dikaitkan dengan isu pengerahan demo di Jogja saat momentum Sumpah Pemuda 2026 lalu. 

Namun, Mabes Polri masih mengecek dan mengevaluasi soal adanya informasi dugaan keterlibatan anggotanya yang diduga terlibat dalam pengerahan demo di Yogyakarta.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Isir mengatakan pihaknya tengah memeriksa informasi tersebut.

"Nanti kami cek proses evaluasinya, ya, seperti itu," katanya kepada awak media, Selasa 3 November 2026.

BACA JUGA:Beredar Info Anggota Polri Diduga Kerahkan Massa Demo di Jogja, Begini Respons Kadiv Humas

Menurutnya, aksi penyampaian pendapat sudah diatur pada Undang-undang.

"Tentunya dalam setiap pengamanan, dalam setiap pelayanan, termasuk penyampaian pendapat di muka umum, karena sekali lagi kita ini negara demokrasi, ruang untuk berkumpul, berserikat, menyampaikan pendapat dijamin oleh Undang-undang Dasar 1945," ungkapnya.

"Paradigma Polri sudah berubah, kita melakukan pelayanan dari crowd control menjadi crowd management," lanjutnya.Dijelaskannya, pihaknya menghormati para masyarakat yang hendak melakukan aksi penyampaian pendapat yang sesuai aturan."

BACA JUGA:Polda Metro Jaya Rotasi Pejabat, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Diganti

Kepada elemen kawan-kawan yang menyampaikan pendapat yang selaras, sejalan dengan ketentuan aturan, kita hormati, kita hargai, kita kawal, kita layani," jelasnya.

“Kepada setiap kelompok, individu yang melakukan tindakan anarkis, melanggar hukum, kita pun lakukan penegakan hukum secara tegas. Tentunya berbasis ilmiah. Ini, ya. Artinya ketika proses penegakan hukum berarti siapapun dia akan kemudian kita akan minta pertanggungjawaban," imbuhnya.

Mengenai perkembangan informasi dugaan keterlibatan anggota Polri dalam pengerahan aksi penyampaian pendapat akan disampaikan lebih lanjut.

"Tadi yang disampaikan nanti kami akan cek, karena selalu ada bagian kemudian proses evaluasi. Nanti mungkin nanti akan di-update kembali lagi oleh Pak Karo Penmas atau Pak Kabag Penum atau nanti dari Kabid Humas Polda DIY. Saya pikir begitu,” ungkapnya.

BACA JUGA:Daftar Nama Pejabat Polri di Wilayah Polda Metro Jaya yang Dimutasi, Kasat hingga Kapolsek

Di media sosial dan sejumlah media massa juga menyebut inisial jenderal L dalam isu yang beredar. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viral Tingkah Sopan Anak Bikin Driver Taksi Online Takjub, Begini Tips Melatihnya, Moms!
• 1 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Orang yang Belum Punya Motor, Ini Incaran Baru Pabrikan
• 15 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Seret Nama Betrand Peto, Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara!
• 8 jam lalu
0
thumb
YPMAK perketat pengawasan akademik  mahasiswa penerima beasiswa
• 17 jam lalu
0
thumb
Bedah Kinerja Danantara Investment, Aset Rp 140 T hingga Bidik Investasi Asing
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.