Anthropic Klaim Pendapatan Melonjak 1.100 Persen Jelang IPO

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Anthropic, salah satu perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka di dunia, melaporkan lonjakan pendapatan kuartalan lebih dari 1.100 persen.

Anthropic Klaim Pendapatan Melonjak 1.100 Persen Jelang IPO. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Anthropic, salah satu perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka di dunia, melaporkan lonjakan pendapatan kuartalan lebih dari 1.100 persen.

Dilansir dari CNA pada Selasa (3/11/2026), laporan itu dirilis menjelang penawaran umum perdana (IPO) saham perusahaan di Wall Street bulan ini.

Baca Juga:
Anthropic Targetkan IPO pada Pertengahan November 2026

Pendapatan mencapai USD17 miliar (Rp300 triliun) pada kuartal III-2026, naik dari USD1,4 miliar pada periode yang sama setahun sebelumnya.

Perusahaan di balik model AI Claude tersebut mengungkapkan bahwa kerugian bersih mencapai USD23,3 miliar selama Juli–September.

Baca Juga:
DeepSeek Luncurkan Agen AI Open-Source untuk Saingi Claude Code Milik Anthropic

Pencatatan saham Anthropic, yang diperkirakan terjadi paling cepat minggu depan, berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran investor mengenai besarnya dana yang digelontorkan ke sektor AI.

Anthropic berencana mengeluarkan dana sekitar USD895 miliar, terutama untuk daya komputasi, yang sebagian besar akan direalisasikan dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga:
Anthropic Bakal Jual Saham Rp63 Triliun ke Investor Jepang saat IPO

Perusahaan mencatat kerugian operasional sebesar USD567 juta pada kuartal ketiga akibat tingginya biaya untuk kapasitas komputasi jangka pendek.

IPO ini akan menjadi ujian besar bagi kepercayaan pasar terhadap tren AI, dengan basis calon investor yang akan meluas seiring diberikannya kesempatan bagi investor ritel untuk membeli saham secara langsung di laboratorium raksasa AI seperti Anthropic.

Pekan lalu, kekhawatiran mengenai belanja AI memicu aksi jual besar-besaran pada saham perusahaan teknologi raksasa, setelah laporan kinerja terbaru menunjukkan investasi masif tanpa adanya tanda-tanda imbal hasil yang jelas. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Makanan, Warga di Wilayah Pendudukan Rusia Terpaksa Makan Rumput hingga Ratusan Orang Melarikan Diri
• 23 jam lalu
0
thumb
Peringati Sumpah Pemuda, Rajiv Beri Bantuan Warga Terdampak Karhutla di Kalteng
• 20 jam lalu
0
thumb
KPK Panggil Kepala BPKPAD Klaten Terkait Kasus Korupsi Bupati Nonaktif
• 7 jam lalu
0
thumb
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Gusur Man City, MU Dekati Zona Degradasi
• 17 jam lalu
0
thumb
Jersey Adidas Trefoil Spesial HUT ke-111 PSM Makassar Dijual Terbatas, Dipakai di League Cup
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.