JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi mengungkapkan dugaan motif di balik pembunuhan balita berusia 20 bulan di toilet umum di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), yang diduga dilakukan ibu kandung korban berinisial J dan ayah tirinya AR.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam, mengungkap berdasarkan keterangan dari ahli psikologi forensik, pasangan suami istri (pasutri) tersebut tega membunuh korban karena dipicu faktor ekonomi.
"Sampai saat ini menurut keterangan dari ahli psikologi forensik bahwa ada tekanan ekonomi yang dialami oleh tersangka," kata Seala dalam dialog Kompas Malam, KompasTV, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Tewasnya Balita di Jaksel, Ini Perannya
Meski begitu, terkait motif pasti di balik pembunuhan tersebut masih terus didalami pihak kepolisian.
Lebih lanjut, Seala menuturkan kedua tersangka memiliki dua anak, di mana korban merupakan anak paling kecil.
Meski begitu, dia memastikan bahwa tidak ada indikasi perencanaan pembunuhan sejak awal terhadap korban.
"Karena tersangka memiliki dua orang anak, salah satunya korban, memang tidak ada perencanaan bahwa harus melakukan pembunuhaan berencana terhadap salah satu korban," ujarnya.
Dalam perkara ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik toilet umum yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
"Untuk sejauh ini ada beberapa saksi-saksi (diperiksa), salah satunya pemilik WC umum yang berada di seberang Stasiun Kebayoran Lama," ujarnya.
Adapun saat ini, kata Seala, kepolisian masih berusaha menghubungi pihak keluarga dari kedua tersangka.
Diberitakan sebelumnya, seorang balita berusia 20 bulan tewas diduga akibat penganiayaan oleh ayah tiri dan ibu kandungnya di toilet umum di Kebayoran Lama, Jaksel pada Sabtu (31/10) pekan lalu.
Kasus tersebut terungkap dari kecurigaan warga terhadap peristiwa di sebuah toilet umum. Saat itu, seorang saksi di lokasi mendengar jeritan dan tangisan korban.
Kecurigaan warga semakin menguat saat tersangka AR kembali ke lokasi, hingga akhirnya yang bersangkutan diamankan dan dilaporkan ke pihak kepolisian.
Dalam peraka ini, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni AR yang merupakan ayah tiri korban dan J selaku ibu kandung korban.
Baca Juga: Kondisi Balita yang Diduga Dibunuh Ortu di Jaksel: Kurang Gizi, Ada Tanda Kekerasan di Tubuh
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- balita
- pembunuhan balita
- jaksel
- motif
- polisi
- pembunuhan






Komentar (0)