Gelombang kritik dan seruan boikot terhadap Raffi Ahmad setelah kontroversi acara Sumpah Pemuda di Bundaran HI terus bergulir.
Di tengah banyaknya hujatan, musisi Charly Van Houten justru angkat bicara menyampaikan pesan menohok kepada publik. Ia mengajak masyarakat agar tidak terburu-buru menghakimi dan tetap berpikir jernih dalam menyikapi persoalan tersebut.
Raffi yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menjadi sorotan setelah hadir dalam acara Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 November 2026. Perhatian publik semakin besar setelah terungkap isu mengenai kelompok mahasiswa sewaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Sempat Takut, Aktor Ini Akhirnya Putuskan Tegur Raffi Ahmad: Alasannya Gua Malu
Meski Raffi telah menyampaikan klarifikasi terbuka bahwa dirinya tidak mengetahui teknis penyelenggaraan acara, gelombang boikot dari warganet tetap bermunculan. Kritik bahkan datang dari sejumlah pihak, termasuk rekan sesama artis.
Melihat situasi tersebut, Charly menyampaikan keprihatinannya melalui akun Instagram pribadinya. Ia menilai polemik yang menyeret Raffi tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi merembet ke industri hiburan Tanah Air.
"Saat ini dimana-mana sedang ramai berbicara tentang Raffi Ahmad sampai boikot memboikot," kata Charly.
Ia kemudian menegaskan bahwa pernyataannya bukan didasari hubungan pribadi maupun kepentingan profesional dengan Raffi. Ia mengaku tidak memiliki hubungan bisnis, bukan bawahan Raffi, bahkan tidak terlibat dalam acara yang kini menjadi kontroversi tersebut.
"Jujur, saya pribadi saya ikut prihatin, apalagi sampai berdampak ke dunia hiburan yang dianggap karena keadaan yang menyangkut Raffi Ahmad," ujarnya.
"Pertama-tama saya disini tegaskan bahwa, saya disini bukan berbicara membela Raffi Ahmad, saya juga bukan bawahannya, tidak juga punya hubungan bisnis sama dia, atau kumpul-kumpul sama dia, tidak ikut ke dalam acaranya, saya tidak punya kepentingan apapun dalam persoalan ini," terangnya.
Baca Juga: Sahabat Ungkap Doa untuk Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan dari Dunianya Sekarang
Charly memahami bahwa situasi yang dialami Raffi bisa menjadi konsekuensi dari dinamika dan respons publik. Meski begitu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak begitu saja mengikuti opini yang berkembang tanpa memahami persoalan secara menyeluruh.
"Tapi kali ini saya ingin sekadar mengajak semua untuk tetap berfikir jernih, bijaksana, dan tidak mudah terbawa framing negatif yang lagi berkembang di tengah masyarakat," ungkap dia.
Ia juga tidak ingin mengambil posisi sebagai pihak yang menentukan siapa benar dan siapa salah. Menurut Charly, penilaian terhadap sebuah persoalan harus didasarkan pada pemahaman yang utuh mengenai duduk perkara, bukan sekadar mengikuti arus perdebatan.
"Saya tidak berbicara siapa yang salah dan siapa yang benar, karena untuk menilai sebuah persoalan bagi saya itu kita harus memahami duduk perkaranya secara utuh," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Charly mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi berbagai isu, terlebih di tengah kondisi bangsa yang dinilainya sedang sensitif. Ia berharap publik tidak mudah terpancing oleh informasi maupun opini yang belum dipahami secara lengkap.
"Apalagi di tengah kondisi bangsa yang sedang sensitif, seperti sekarang. Menurut saya kita semua harus lebih berhati-hati dalam menyikapi sesuatu," tutupnya.






Komentar (0)