Banjir Bandang Terjang 2 Nagari di Agam, 7 Rumah Nyaris Jebol Terendam Lumpur

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Banjir Bandang Terjang 2 Nagari di Agam, 7 Rumah Nyaris Jebol Terendam LumpurNasional | inews | Senin, 2 November 2026 - 22:06

AGAM, iNews.id – Banjir bandang menerjang dua nagari di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (2/11/2026). Banjir terjadi setelah hujan dersa mengguyur kawasan Gunung Singgalang hingga memicu luapan air bercampur material lumpur secara tiba-tiba.

Berdasarkan informasi di lapangan, limpasan air bah datang sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung menerjang area SMAN 1 Banuhampu di Nagari Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu.

Melihat genangan air lumpur kian meninggi di komplek sekolah dan mengancam pemukiman, warga bergotong royong menjebol tembok pembatas SMAN 1 Banuhampu. Langkah ini dilakukan agar debit air yang tertahan memiliki jalur buangan cepat menuju saluran utama. 

Wali Nagari Pakan Sinayan, HS Daktuak Kayo Nan Kuniang mengatakan, banjir bandang berlangsung sangat cepat. 

"Tiba-tiba air cukup besar yang berasal dari aliran Gunung Singgalang sampai di SMA 1 Banuhampu. Dampak dari meluapnya air dari saluran, ada beberapa rumah masyarakat yang sempat terendam karena kejadiannya sangat tiba-tiba," ujar HS Daktuak Kayo.

Baca Juga:AKBP Ardi Kurniawan Pamit dari Polres Jombang sebelum Tinggalkan Kota Santri

Dampak memilukan dirasakan oleh Hendra, salah satu pengusaha konveksi di kawasan sekitar sekolah. Air bercampur lumpur menerjang empat bangunan rumah yang dijadikan lokasi produksi konveksi.

"Airnya datang hanya dalam kurun waktu tidak sampai satu menit, langsung merendam lokasi. Banyak kain jilbab dan bahan kain gelondongan yang kena dan basah lumpur semua," tutur Hendra lesu.

30 Hektare Lahan Pertanian Rusak

Data sementara dari BPBD Kabupaten Agam mencatat dampak banjir melanda dua wilayah, yakni Nagari Pakan Sinayan di Kecamatan Banuhampu dan Nagari Padang Laweh di Kecamatan Sungai Pua.

Sedikitnya tujuh rumah warga terendam air lumpur. Di Nagari Padang Laweh, derasnya arus merusak akses jalan penghubung antara Jorong Batu Gadang dan Jorong Kubu.

Selain itu, sekitar 30 hektare lahan pertanian produktif yang tersebar di tiga jorong dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat tersapu banjir. Hingga berita ini diturunkan, jajaran BPBD Agam bersama pihak nagari masih melakukan pendataan total kerugian materil.

#sumbar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Fundamental Ekonomi Dinilai Jadi Modal Indonesia di Pasar Berkembang
• 9 jam lalu
0
thumb
Soroti Kasus Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Kontra Narasi: Semua Pihak Diharapkan Menahan Diri
• 4 jam lalu
0
thumb
Satu WNI Korban Perekrutan Tentara Bayaran Rusia Dilaporkan Tewas, Polri Koordinasi dengan KBRI
• 1 jam lalu
0
thumb
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo
• 21 jam lalu
0
thumb
Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Kapolri Haramkan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.