JAKARTA, DISWAY.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan jika Jakarta International Stadium (JIS) tetap menjadi kandang utama Persija Jakarta.
Karena itu, dirinya akan membatasi penyelenggaraan konser di stadion yang berlokasi di Jakarta Utara tersebut.
Pramono mengatakan, penggunaan JIS untuk berbagai kegiatan hiburan harus tetap memperhatikan kepentingan Persija sebagai klub kebanggaan warga Jakarta.
“JIS tetap sebagai kandang utamanya Persija, supaya ini juga tidak diartikan macam-macam, JIS tetap menjadi kandang utamanya Persija,” kata Pramono di Balaikota Jakarta pada Senin, 2 November 2026.
Menurut Pramono, pembatasan konser juga berkaitan dengan kesiapan rumput stadion yang sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah digunakan untuk kegiatan konser.
BACA JUGA:Demo Gen Z di Jerman Berujung Ricuh, Toko-Toko Dijarah dan Ratusan Orang Ditangkap
Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan, rumput JIS paling lama membutuhkan waktu dua minggu setelah digunakan sebagai venue konser untuk bisa kembali digunakan untuk pertandingan sepak bola.
Pramono menyinggung kritik yang sebelumnya disampaikan kapten Persija, Rizky Ridho, maupun mantan pelatih Shin Tae-yong, terkait kondisi rumput JIS setelah digunakan untuk konser.
Ia menyebut, kritik tersebut muncul akibat kondisi rumput stadion baru berjarak satu minggu setelah penyelenggaraan konser.
“Kemarin ketika yang sempat ada kritik dari Rizky Ridho maupun Shin Tar-yong, itu sebenarnya 1 minggu setelah acara konser. Dan sekarang ini sudah ada jaminan bahwa 2 minggu dari konser pasti sudah bisa digunakan untuk pertandingan,” ujarnya.
Dengan adanya jaminan tersebut, Pramono berharap kondisi rumput JIS dapat lebih terjaga sehingga stadion tetap bisa digunakan untuk mendukung kebutuhan pertandingan Persija Jakarta.
BACA JUGA:Waspada Banjir dan Longsor! BNPB Tetapkan 8 Langkah Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Pramono akan melakukan pembatasan kegiatan konser agar JIS tidak mengesampingkan fungsi utama stadion sebagai kandang Persija.
"Konser-konser yang sekarang ini banyak yang ingin menggunakan JIS, tentunya kami akan melakukan pembatasan, enggak semua konser bisa dilakukan,” tutur Pramono.
Pramono menegaskan, dirinya telah meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS untuk tetap memprioritaskan kepentingan Persija Jakarta.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)