Gibran Minta Maaf atas Persoalan di Kalumpang, Janji Percepat Pembangunan Wilayah 3T di Sulbar

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permohonan maaf atas berbagai persoalan pembangunan yang masih dihadapi masyarakat Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian masalah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran saat menghadiri peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang di Sulawesi Barat, Senin.

Gibran memastikan pemerintah pusat akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten untuk menangani berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

"Ini mohon maaf sekali. Ke depan saya akan lebih intens lagi komunikasi dan berkoordinasi dengan Pak Gubernur dan Bu Bupati. Kami ingin permasalahan-permasalahan di area 3T bisa terselesaikan," ujar Gibran.

Wakil Presiden menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan pelayanan dasar dan infrastruktur publik.

Gibran Terima Keluhan Warga Kalumpang soal Pendidikan hingga Jalan Rusak

Gibran mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya telah menerima sejumlah aspirasi masyarakat Kalumpang mengenai kebutuhan peningkatan pelayanan dasar dan pembangunan fasilitas umum.

Aspirasi tersebut disampaikan pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) saat melakukan audiensi dengan Wakil Presiden di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada 20 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus GKSB menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan tenaga pengajar, kerusakan infrastruktur jalan, hingga kebutuhan peningkatan fasilitas kesehatan.

Salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian adalah kurangnya tenaga pengajar di sejumlah sekolah di wilayah Kalumpang.

Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam upaya pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat setempat.

Selain pendidikan, masyarakat juga mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan pemerintah.

Perbaikan infrastruktur jalan dinilai penting untuk meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat Kalumpang.

Di sektor kesehatan, masyarakat menyampaikan kebutuhan peningkatan pelayanan medis, termasuk pembangunan dan perbaikan fasilitas pusat kesehatan masyarakat atau puskesmas.

Ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.

Persoalan lain yang turut disampaikan adalah keterbatasan jaringan Internet yang belum menjangkau sejumlah wilayah di Kalumpang.

Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pemerataan akses komunikasi dan pemanfaatan layanan digital, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi.

Pemerintah Siapkan Skala Prioritas Pembangunan Wilayah 3T

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gibran menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menyelesaikan persoalan pembangunan di wilayah 3T melalui koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah.

Wakil Presiden menyebut komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten akan terus diperkuat untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah juga akan menyusun skala prioritas agar berbagai persoalan yang dinilai mendesak dapat memperoleh perhatian dalam perencanaan pembangunan.

Namun, Gibran mengingatkan bahwa pelaksanaan pembangunan harus tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal atau kapasitas anggaran masing-masing daerah.

"Kami akan komunikasi terus dan juga akan memberikan skala prioritas dan tetap mengedepankan kekuatan fiskal di masing-masing daerah," ujar Gibran.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah akan menyesuaikan prioritas penanganan persoalan dengan kebutuhan masyarakat serta ketersediaan anggaran.

Koordinasi lintas pemerintahan diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, dan akses Internet yang menjadi kebutuhan masyarakat Kalumpang.

Gibran Ajak Generasi Muda Kalumpang Lestarikan Budaya Lokal

Selain membahas berbagai persoalan pembangunan, Gibran turut menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang.

Wakil Presiden menilai peringatan satu abad tersebut tidak hanya menjadi momentum perayaan keagamaan, tetapi juga memiliki makna penting bagi kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat setempat.

Menurut Gibran, peringatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sejarah masyarakat Kalumpang yang berkaitan dengan perkembangan kehidupan keagamaan dan pelestarian identitas budaya daerah.

Ia berharap momentum peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat upaya menjaga warisan kebudayaan lokal.

Gibran juga mendorong generasi muda agar terus mengenal, menjaga, dan melestarikan kebudayaan daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalumpang.

Pelestarian kebudayaan tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya pemerintah meningkatkan pembangunan dan pemerataan pelayanan dasar di wilayah Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viral Pemuda Ngaku Kuliah di Kampus PSI di Acara Raffi Ahmad, Kaesang Pangarep Beri Klarifikasi
• 4 jam lalu
0
thumb
Bogor perkuat kesiagaan medis untuk Porprov Jabar 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Kronologi Kecelakaan Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi Tewaskan 6 Orang
• 16 jam lalu
0
thumb
BMKG Prediksi Hujan Guyur Sejumlah Kota Besok 3 November 2026, Ini Daftarnya
• 1 jam lalu
0
thumb
BP Mulai Tajak Sumur di UCC Tangguh, Progres Proyek Capai 54 Persen
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.