DeepSeek Luncurkan Agen AI Open-Source untuk Saingi Claude Code Milik Anthropic

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, telah memperkenalkan agen pemrograman sumber terbuka (open-source) yang dirancang untuk beroperasi.

DeepSeek Luncurkan Agen AI Open-Source untuk Saingi Claude Code Milik Anthropic. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, telah memperkenalkan agen pemrograman sumber terbuka (open-source) yang dirancang untuk beroperasi.

Dilansir dari Investing pada Senin (2/11/2026), langkah ini meningkatkan persaingan dengan Claude Code dari Anthropic serta berbagai perangkat pemrograman berbasis AI lainnya yang berasal dari Amerika Serikat (AS)

Baca Juga:
China Tuduh Rencana AS Rem Pengembangan AI Hanya Dalih untuk Jegal DeepSeek Dkk

Menurut pengumuman DeepSeek, purwarupa yang diberi nama Super-Agent ini mampu memantau percakapan kelompok di antara para pengembang perangkat lunak, mengidentifikasi masalah dalam kode, dan mengusulkan solusi tanpa harus menunggu instruksi langsung.

Berbeda dengan asisten pemrograman konvensional yang hanya merespons perintah, sistem baru ini dirancang untuk berpartisipasi secara proaktif dalam alur kerja pengembangan, sehingga mengurangi kebutuhan akan pengawasan terus-menerus dari manusia.

Baca Juga:
AS Larang Penggunaan DeepSeek di Lembaga Pemerintah

Perusahaan telah merilis purwarupa tersebut sebagai perangkat lunak sumber terbuka, yang memungkinkan para pengembang untuk menelaah implementasinya serta bereksperimen dengan kemampuan yang dimilikinya.

Peluncuran ini menyusul keputusan DeepSeek awal tahun ini untuk membentuk tim khusus bernama Harness, yang berfokus pada pengembangan agen AI yang mampu bersaing dengan produk-produk dari laboratorium AI terkemuka di AS.

Baca Juga:
China Beri Izin DeepSeek untuk Ekspor Teknologi AI

Anthropic telah menyediakan teknologi serupa melalui Claude Code, yang memungkinkan pemrogram untuk menyerahkan tugas penulisan kode dan pekerjaan pengembangan perangkat lunak lainnya kepada AI.

Rilis terbaru dari DeepSeek ini mencerminkan persaingan yang kian sengit antara perusahaan teknologi China dan AS dalam mengembangkan sistem AI yang semakin canggih namun tetap terjangkau.

Persaingan ini kini telah meluas, tidak lagi terbatas pada chatbot percakapan, melainkan merambah ke agen otonom yang dirancang untuk melakukan pekerjaan praktis bagi para insinyur perangkat lunak maupun pelaku bisnis. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Laba Usaha Repower Asia (REAL) Melonjak 626 Persen hingga Kuartal III-2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Jalan Melawan ”Buzzer” Penguasa di Media Sosial
• 8 jam lalu
0
thumb
Pria di Lampung Bunuh Sepupu Gara-gara Kesal Sering Disuruh-suruh
• 18 jam lalu
0
thumb
Kolaborasi no na x Shopee Disambut Antusias, Dance Challenge Ramai Diikuti
• 8 jam lalu
0
thumb
Arsenal Geser Manchester City di Puncak Klasemen Liga Inggris
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.