PGN LNG terima 25 kargo per September, perkuat pasokan energi nasional

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT PGN LNG Indonesia, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), menerima 25 kargo LNG atau setara 67,24 juta MMBTU hingga triwulan III 2026 sebagai upaya memperkuat pasokan energi nasional.

Direktur Utama PGN LNG Indonesia Nofrizal dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan dari jumlah tersebut, volume penyaluran gas eks LNG mencatatkan angka sebesar 65,01 juta MMBTU, atau tumbuh 34,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

"Kinerja operasional positif ini mempertegas komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan dan keandalan pasokan energi nasional secara berkelanjutan," ujarnya.

Nofrizal juga menyampaikan capaian operasional per September ini mencerminkan komitmen PGN LNG dalam memenuhi kebutuhan energi bersih.

"Penerimaan 25 kargo LNG hingga triwulan III 2026 ini menunjukkan keandalan operasional dan upaya PGN LNG dalam memastikan kestabilan pasokan energi bersih bagi industri maupun pembangkit listrik nasional. Kami terus berupaya mengoptimalkan seluruh fasilitas pendukung agar pasokan gas bumi tetap andal, aman, dan berkelanjutan," jelasnya.

Kinerja operasional tersebut ditopang oleh keandalan fasilitas penyimpan dan regasifikasi terapung, yakni Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Lampung.

FSRU Lampung beroperasi secara optimal dengan menerapkan standar keselamatan occupational health, safety, and environment (OHSE) yang ketat, dibuktikan melalui pencapaian jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja (zero lost time injury/LTI).

"Pasokan gas hasil regasifikasi ini tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan energi sektor pembangkit listrik dan industri strategis, tetapi juga menjaga kontinuitas pasokan gas bumi untuk mendukung stabilitas kegiatan ekonomi, pertumbuhan industri dalam negeri, serta pengembangan solusi energi yang lebih bersih di Indonesia," lanjut Nofrizal.

Ketersediaan pasokan gas bumi yang berkelanjutan turut mendukung agenda hilirisasi nasional dengan memenuhi kebutuhan energi bagi kegiatan pengolahan sumber daya dalam negeri.

Hal ini sekaligus meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan daya saing industri nasional.

Selain melayani konsumen skala besar, PGN LNG, selaku anak usaha Subholding Gas Pertamina, juga terus mengembangkan infrastruktur dan layanan regasifikasi, hingga pemanfaatan small-scale LNG plant dan mini liquefaction.

"Langkah ini bertujuan untuk memperluas pemerataan penyediaan gas atau regasifikasi di seluruh Indonesia," sebut Nofrizal.

Melalui penguatan rantai pasok dan keandalan layanan LNG, PGN LNG siap mendukung agenda pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat transisi energi Indonesia menuju target net zero emissions (NZE) pada 2060 melalui pemanfaatan energi yang lebih efisien dan rendah emisi karbon.



Baca juga: PGN Solution dan Direktorat Metrologi perkuat akurasi alat ukur gas

Baca juga: PGN tanda tangani tujuh kesepakatan strategis di Forek Hulu Migas 2026

Baca juga: PGN Batam catat 10 dapur MBG gunakan gas bumi untuk operasional


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Liverpool Vs Arsenal: Havertz Akhiri Penantian 14 Tahun The Gunners
• 17 jam lalu
0
thumb
BMKG: 4 Titik Jakarta Berpotensi Hujan Senin Sore Ini, Cek Wilayah dan Jamnya
• 8 jam lalu
0
thumb
HUT Makassar: Pemkot Bedah 419 Rumah Warga
• 38 menit lalu
0
thumb
Kasus Korupsi BNPB, KPK Panggil 8 Saksi: Pihak Swasta hingga Ibu Rumah Tangga
• 6 jam lalu
0
thumb
Ekspor Indonesia Tembus USD221,23 Miliar hingga September 2026, Naik 5,58 Persen
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.