Harti (58), ibu Dini Hardiyanti (30), mencurigai adanya pelaku lain yang terlibat dalam pembunuhan putri dan cucunya yang masih berusia 4 tahun. Kecurigaan itu muncul setelah keluarga menyaksikan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan tersangka Dwi Bagus Martono (40).
Rekonstruksi digelar di rumah Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (27/10/2026) petang hingga malam. Harti mengaku tidak menyangka Dwi Bagus tega menghabisi nyawa anak dan cucunya.
"Ndak mungkin dia (Dwi Bagus) sendiri (membunuh anak saya)," ucap Harti dilansir detikJatim.
Harti meyakini ada orang lain yang membantu tersangka melakukan pembunuhan tersebut. Ia pun berharap Dwi Bagus dan pihak lain yang terbukti terlibat, mendapat hukuman berat.
"Keinginan terhadap tersangka ibu minta dihukum seberatnya. Seberat-beratnya, ndak mungkin dia sendiri pasti ada temannya (pelaku) lainnya," ungkap Harti.
"Saya ingin dihukum mati (pelaku) soalnya hilangkan dua nyawa (anak dan cucunya saya)," imbuh Harti.
Saat rekonstruksi berlangsung, keluarga korban turut hadir untuk menyaksikan jalannya proses tersebut. Selain Harti, ada paman dan kakak Dini yang meminta tersangka dihukum seberat-beratnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/idh)






Komentar (0)