Salwa Rafila Asah Rasa Percaya Diri Anak Muda Lewat Public Speaking

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Memiliki paras menawan dan rekam jejak akademik yang mentereng tidak lantas membuat Salwa Rafila berpuas diri. Berbekal gelar Master dari Erasmus University Belanda dan predikat Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Indonesia 2022, perempuan yang akrab disapa Fila ini memilih jalur pemberdayaan pemuda dengan mendirikan LearnLab, sebuah platform edukasi public speaking.

Motivasi utama Fila membangun LearnLab pada 2022 berangkat dari pemikirannya mengenai warisan keilmuan. Jebolan finalis Puteri Indonesia 2022 dan Abang None DKI Jakarta ini menyadari bahwa gelar akademis tidak akan bermakna penuh jika tidak memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Saya selalu berpikir bagaimana caranya agar gelar yang saya miliki ini bisa berguna dan berdampak bagi lingkungan sekitar. Ternyata, melihat individu yang terbantu kelancaran wawancara kerjanya atau berhasil membangun personal branding berkat public speaking, membuat saya jauh lebih bersyukur," ungkap Fila dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin 2 November 2026.
 

Baca Juga :

Kisah Aulia, Penyandang Down Syndrome yang Mandiri jadi Barista


Berkantor di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, LearnLab menawarkan metode pembelajaran yang jauh dari kesan kaku. Berbekal wawasannya selama menempuh studi di Belanda, Fila merancang kurikulum yang relevan dengan gaya anak muda masa kini, di mana 70 persen materinya berbasis praktik terapan.

Hasilnya, selama empat tahun beroperasi, platform ini telah melatih lebih dari 1.000 klien dan dipercaya oleh lebih dari 100 perusahaan mulai dari fresh graduate hingga level eksekutif yang membutuhkan keahlian presentasi bisnis.

Di balik citranya yang selalu tampil percaya diri, Fila secara terbuka mengakui pernah terjebak dalam fase quarter-life crisis. Tuntutan untuk terus mencetak pencapaian baru dalam satu waktu sempat membuatnya kehilangan waktu istirahat secara mental. 

Untuk mengelola tekanan tersebut dan menjaga keseimbangan batinnya, Fila giat melakukan aksi sosial. Melalui volunteer class, ia memberikan pendidikan komunikasi gratis bagi anak-anak di permukiman marginal seperti perkampungan pemulung, serta mendonasikan ratusan buku ke daerah tertinggal (3T) di Labuan Bajo.

Menutup perjalanannya, Fila berpesan agar generasi muda tidak sekadar bermodalkan rasa percaya diri semu ketika berbicara di depan umum.

"Jangan hanya fokus tampil percaya diri secara general. Coba cari satu bidang spesifik yang benar-benar ingin dikuasai lalu isi wawasannya. Dengan bekal wawasan yang matang, rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya dan proses komunikasi menjadi jauh lebih mudah," pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Minim Sukarelawan Pengajar, Sekolah Informal Siasati Mekanisme Penyelenggaraan
• 16 jam lalu
0
thumb
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Pengusaha Properti Tan Kian hingga Ferry Boboho Diperiksa!
• 3 jam lalu
0
thumb
Mahasiswa Bersuara Turun ke Jalan, Pemerintah Dituntut Berbenah! | KOMPAS PETANG
• 21 jam lalu
0
thumb
4 Cara Membuat Bento Sehat ala Ibu di Jepang
• 5 jam lalu
0
thumb
Sidang Kasus Febrie Adriansyah, Jaksa Hadirkan 103 Saksi dan 5 Ahli
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.