Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Barat Laut Tanimbar Maluku, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Telah terjadi gempa bumi bermagnitudo 5,5 tercatat mengguncang wilayah barat laut Tanimbar, Maluku, pada Senin pagi, 2 November 2026.

Jika melihat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pukul 07.53 WIB dan berpusat di laut dengan kedalaman 130 kilometer.

Dalam laporan resminya, BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 7,08 derajat Lintang Selatan dan 130,07 derajat Bujur Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 169 kilometer ke arah barat laut Tanimbar, Maluku.

“#Gempa Info Mag:5.5, 02-Nov-26 07:53:11 WIB, Lok:7.08 LS,130.07 BT (169 km BaratLaut TANIMBAR), Kedlmn:130 Km,” demikian keterangan yang disampaikan BMKG.

BACA JUGA:TBIG Dukung Pemulihan Pascagempa di Nagekeo melalui Program Kesehatan bagi Ibu Hamil dan Balita

Gempa yang terjadi pada pukul 07.53 WIB atau 09.53 WIT tersebut dilaporkan dirasakan di Saumlaki.

Mengutip update dari BMKG, getaran di wilayah itu mencapai intensitas II MMI atau Modified Mercalli Intensity.

Pada skala II MMI, getaran gempa umumnya hanya dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan yang digantung juga dapat terlihat bergoyang akibat guncangan tersebut.

Meski getarannya dirasakan di wilayah sekitar, BMKG memastikan gempa M 5,5 di Tanimbar tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hingga informasi awal disampaikan, belum terdapat keterangan mengenai kemungkinan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.

BACA JUGA:Gempa Bumi Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Getaran Dirasakan di Pulau Jawa hingga Sumatera

BMKG Minta Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Keliru

BMKG mengimbau masyarakat di sekitar wilayah yang merasakan gempa agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi kebencanaan melalui kanal komunikasi resmi BMKG.

Langkah tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat sekaligus menghindari penyebaran kabar yang dapat menimbulkan keresahan.

Dalam keterangan resminya, BMKG turut mengingatkan bahwa informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pratama Arhan dan Azizah Salsha Hadiri Acara Pernikahan Asnawi-Yuriska
• 13 jam lalu
0
thumb
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor Trenggalek
• 23 jam lalu
0
thumb
BEI Setop Sementara Transaksi Short Selling, Keluarkan BBCA, ASII hingga BRPT
• 4 jam lalu
0
thumb
Bulan Guru Nasional 2026, Ini Rangkaian Lengkap Kegiatannya
• 16 jam lalu
0
thumb
Oposisi Israel Berupaya Kuasai Parlemen dan Ganti Ketua Knesset
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.