HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW YORK—Penembakan massal selama akhir pekan Halloween mengakibatkan setidaknya 6 orang tewas dan puluhan lainnya terluka di seluruh AS.
Penembakan massal selama akhir pekan Halloween sebagian besar terjadi di kawasan hiburan malam di seluruh AS.
Kekerasan paling mematikan terjadi di Dallas, di mana serangkaian penembakan di kawasan Deep Ellum — sebuah pusat musik dan restoran — menewaskan empat orang dan melukai 15 lainnya.
Kepolisian di kota-kota pelajar seperti Fayetteville (Arkansas), Birmingham (Alabama), Newark (Delaware), dan Bloomington (Illinois) juga melaporkan adanya penembakan di kawasan hiburan malam mereka.
Kepala Kepolisian Dallas, Daniel Comeaux, mengatakan bahwa para penyelidik masih berupaya menentukan apakah tiga insiden penembakan terpisah pada Sabtu (31 Oktober) malam — yang terjadi dalam rentang waktu sekitar satu jam 15 menit — saling berkaitan.
Belum diketahui secara pasti apa penyebab awal mula kejadian tersebut. Comeaux menyebutkan bahwa beberapa penangkapan telah dilakukan, namun ia tidak merinci jumlah orang yang ditangkap maupun dakwaan yang dikenakan.
“Ini adalah lokasi kejadian yang sangat luas. Peristiwanya tersebar di beberapa titik,” ujar Comeaux dikutip dari AsiaOne.
Pihak kepolisian sebenarnya telah meningkatkan jumlah personel di kawasan tersebut sebelum penembakan terjadi. Tidak ada petugas kepolisian yang terluka.
Di Birmingham, satu orang tewas dan delapan lainnya terluka dalam dua insiden penembakan terpisah tepat di luar Legion Field, setelah pertandingan sepak bola tahunan “Magic City Classic” pada Sabtu malam, ungkap Wali Kota Randall Woodfin dalam konferensi pers hari Minggu.
Dua orang dilaporkan dalam kondisi kritis pada hari Minggu, menurut keterangan pihak pemadam kebakaran.
Alabama State dan Alabama A&M merupakan rival bebuyutan yang telah menggelar pertandingan tahunan selama lebih dari 100 tahun.
Hampir 70.000 penggemar menghadiri pertandingan hari Sabtu, yang dimenangkan oleh Alabama A&M dengan skor 31-28.
Acara ini menarik salah satu jumlah penonton terbesar di negara tersebut untuk pertandingan dalam divisi sepak bola perguruan tinggi mereka.
Kepala Departemen Kepolisian Birmingham, Michael Pickett, mengatakan bahwa sebagian besar penonton dan keluarga telah meninggalkan area stadion setelah pertandingan usai.
Penembakan pertama terjadi di dekat lokasi tersebut, di mana para pedagang berjualan di sepanjang Graymont Avenue.
Situasi seputar penembakan tersebut belum jelas, begitu pula lokasi persis terjadinya insiden yang menelan korban jiwa itu.
Juru bicara kepolisian, De’Rell Freeman, mengatakan bahwa satu orang telah ditahan dan beberapa senjata ditemukan.
Di Newark, Delaware, enam orang tertembak pada Sabtu malam di dekat kampus University of Delaware, ujar Letnan Polisi Newark, Greg D’Elia.
Video yang dibagikan di media sosial memperlihatkan orang-orang berlarian mencari tempat aman dari lokasi kejadian. Menurut polisi, salah satu ruas Main Street di kota tersebut ditutup selama beberapa jam setelah penembakan.
Keenam korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun kondisi mereka belum diketahui.
Seorang juru bicara universitas menyatakan bahwa mereka akan memberikan informasi terbaru mengenai penyelidikan tersebut secara daring segera setelah tersedia.
Sebuah penembakan pada Minggu dini hari di Bloomington, Illinois, mengakibatkan seorang wanita berusia 19 tahun tewas dan seorang wanita lainnya dalam kondisi kritis. Enam orang lainnya mengalami luka-luka yang tidak mengancam jiwa.
Penembakan itu terjadi di dekat kampus Illinois Wesleyan University. Bloomington terletak sekitar 217 kilometer di barat daya Chicago.
Di Fayetteville, Arkansas, enam orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka tembak dalam sebuah insiden pada Minggu dini hari di dekat University of Arkansas.
Polisi menyatakan dalam sebuah rilis berita bahwa belum ada penangkapan yang dilakukan. Penyelidikan awal menunjukkan adanya pertikaian sebelum penembakan terjadi.
Pada hari Jumat, dua orang tewas dalam insiden penembakan terpisah di toko Spirit Halloween di California dan Michigan.
Polisi menyatakan bahwa penembakan di dalam sebuah toko di Fairfield, California, merupakan serangan yang memang ditargetkan.
Pihak keluarga memberi tahu polisi bahwa korban tewas, seorang wanita berusia 31 tahun, sedang dalam kondisi hamil.
Menurut polisi, enam orang lainnya mengalami luka-luka. Belum ada penangkapan yang dilakukan.
Di Madison Heights, Michigan, tepat di sebelah utara Detroit, seorang pria berusia 21 tahun tewas ditembak pada Jumat sore. Polisi menyebutkan bahwa seorang pria, yang sempat dipukuli oleh warga sekitar saat petugas hendak mengamankannya, kini dirawat di rumah sakit dengan cedera yang tidak mengancam nyawa. (amr)






Komentar (0)