PAM Jaya Ungkap Penurunan Muka Tanah di Jakarta Melambat, Ini Datanya

liputan6.com
8 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama (Dirut) PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, penggunaan air perpipaan yang terus dikembangkan perusahaan berkontribusi terhadap perlambatan penurunan permukaan tanah di Jakarta.

Menurut Arief, perkembangan tersebut terlihat dari hasil penelitian Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang membandingkan kondisi Jakarta pada periode 2018 hingga 2025.

Advertisement

BACA JUGA: Viral Pria Minum di MRT Jakarta dan Abaikan Teguran Petugas

Berdasarkan penelitian tersebut, area yang sebelumnya menunjukkan indikasi penurunan muka tanah secara signifikan mulai berkurang.

"Riset dari Kementerian ESDM, Jakarta berhasil menahan laju penurunan muka tanah. Ini menandakan bahwasannya masyarakat Jakarta sudah banyak mulai menggunakan air perpipaan," kata Arief dalam keterangannya, dikutip Senin (2/11/2026).

Arief merinci, perubahan tersebut ditandai dengan semakin meluasnya area berwarna hijau di sisi selatan Jakarta pada peta penelitian. Sementara itu, area berwarna merah di wilayah utara mulai berubah menjadi kuning. Perubahan warna tersebut menggambarkan berkurangnya indikasi penurunan muka tanah.

Arief menjelaskan, perubahan itu sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan air perpipaan oleh masyarakat.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa perluasan jaringan perpipaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air bersih, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya perbaikan lingkungan Jakarta.

Selama ini, PAM Jaya memperluas layanan air perpipaan di Jakarta dengan bersinergi bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Arief menilai kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih.

"Ini sesuatu yang secara fakta, bahwasannya layanan 83 persen ternyata terlihat dari riset yang dilakukan bukan oleh kami. Ini Badan Geologi yang melakukan riset," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief mengatakan hasil penelitian tersebut juga telah disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Tetap Buru Pembakar Warung Mi Babi Saat Penggerebekan Pesantren Hamalatul Quran Disorot
• 2 jam lalu
0
thumb
Arsenal Taklukkan Liverpool di Anfield, Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris
• 8 jam lalu
0
thumb
Tragis, Balita 20 Bulan Dibunuh Ibu dan Ayah di Jaksel
• 22 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Peretasan Email Betrand Peto, Kuasa Hukum Sebut Terduga Pelaku Orang Terdekat
• 4 jam lalu
0
thumb
Avian (AVIA) Bagi Dividen Interim Rp709 Miliar, Catat Jadwalnya
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.