Sudah Masuk November, Segera Cek Pencairan Bansos PKH-Sembako Tahap 4!

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Warga memperlihatkan uang bansos atau Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) saat penyaluran di Kantor Pos, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (24/11/2025). (Sumber: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bantuan sosial (bansos) pemerintah diberikan melalui sejumlah program dengan sasaran dan bentuk bantuan yang berbeda. Salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar keluarga miskin dan rentan berdasarkan komponen anggota keluarga, mulai dari ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas berat, hingga lanjut usia.

Besaran bantuan PKH juga tidak sama untuk setiap kategori penerima. Dalam indeks bantuan yang dikutip dari laman Kemensos, Senin (2/11/2026), misalnya, ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun tercatat memperoleh Rp750.000 untuk periode tiga bulan. Sementara itu, bantuan anak sekolah dasar sebesar Rp225.000 untuk periode yang sama.

Selain bantuan tunai melalui PKH, pemerintah memiliki program Sembako yang ditujukan untuk membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan.

Bantuan ini dapat digunakan untuk memperoleh berbagai bahan makanan, seperti sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin, dan mineral.

Penentuan keluarga yang berhak menerima kedua program tersebut menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Pemerintah Beri Update BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Jadwal dan Cara Pencairannya!

Data ini mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 desil, dengan desil 1 merupakan kelompok keluarga dengan kondisi sosial ekonomi paling rendah.

Persoalan ketepatan data kembali disoroti Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat memberikan pengarahan di Sasana Krida Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu malam (1/11/2026).

Ia menyebut hasil evaluasi Kementerian Sosial menunjukkan sekitar 45 persen data penerima PKH dan bantuan Sembako dinilai tidak tepat sasaran.

"Presiden mengajak kita memulai data diperbaiki, datanya tunggal, datanya satu, dijadikan perjuangan bersama. Mari kita mulai kerja dari data," kata Gus Ipul.

Memasuki November 2026, masyarakat yang ingin mengetahui status kepesertaan PKH dan bantuan Sembako tahap 4 dapat memanfaatkan layanan pencarian data Kemensos secara daring. Pengecekan dilakukan menggunakan NIK sesuai KTP melalui laman resmi Cek Bansos.

Cara Cek Bansos PKH dan Sembako

Kemensos menyediakan layanan pencarian penerima manfaat melalui laman https://cekbansos.kemensos.go.id/. Berikut langkah untuk memeriksa data menggunakan NIK:

  1. Buka laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  2. Pilih pencarian berdasarkan NIK.
  3. Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
  4. Ketik huruf kode atau captcha yang muncul pada kotak.
  5. Apabila kode tidak terbaca, tekan ikon penyegaran untuk mendapatkan kode baru.
  6. Klik tombol "Cari Data".

Sumber data yang digunakan dalam layanan tersebut adalah DTSEN. Hasil pencarian memuat informasi mengenai kondisi kesejahteraan keluarga berdasarkan pengelompokan desil.

Namun, mekanisme pencarian data tersebut berbeda dengan pengumuman jadwal pencairan.

Informasi yang tersedia dalam bahan Kemensos belum mencantumkan tanggal pasti penyaluran PKH dan Sembako tahap 4 maupun jadwal masuknya dana kepada penerima.

Besaran Bantuan PKH dan Sembako

Berdasarkan indeks bantuan PKH dalam Keputusan Direktur Jaminan Sosial Nomor 59/3/BS.01.00/1/2025, terdapat delapan kategori penerima dengan nominal berbeda untuk periode tiga bulan.

Baca Juga: Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 2 November, Berikut Daftarnya!

Rinciannya sebagai berikut:

  • Ibu hamil atau nifas: Rp750.000.
  • Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000.
  • Anak sekolah SD: Rp225.000.
  • Anak sekolah SMP: Rp375.000.
  • Anak sekolah SMA: Rp500.000.
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000.
  • Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp600.000.
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000.

Adapun program Sembako merupakan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

Penerima dapat menggunakan bantuan untuk memperoleh beragam bahan makanan, termasuk karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin, dan mineral.

Ketentuan Desil Penerima Bansos

DTSEN membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok kesejahteraan atau desil. Setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonominya.

Penilaian dilakukan menggunakan sejumlah variabel, seperti pekerjaan dan pendidikan anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset.

Mengacu pada keterangan di laman Cek Bansos Kemensos, keluarga yang masuk desil 1-4 atau 40 persen kelompok terbawah dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan Sembako.

Sementara itu, keluarga dalam desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Pengelompokan tersebut bersifat dinamis. Masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi dapat mengajukan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos.

Data yang diperbarui selanjutnya dihitung ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara periodik.

Gus Ipul mengatakan pembaruan data dilakukan melalui jalur formal, mulai dari RT, RW, pemerintah desa atau kelurahan hingga BPS. Masyarakat juga dapat berpartisipasi melalui usulan dan sanggahan menggunakan aplikasi Cek Bansos.

Selain itu, Kemensos menyediakan pusat layanan telepon 021-171 dan WhatsApp 08877-171-171 untuk penyampaian usulan maupun sanggahan terkait data penerima bantuan.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bansos
  • bansos November 2026
  • PKH tahap 4 2026
  • Sembako tahap 4
  • cara cek bansos
  • cek bansos pakai NIK
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banjir meluas di Aceh Barat, 43 desa terendam
• 17 jam lalu
0
thumb
Dwi Bagus Tenteng Sleeping Bag Berisi Jasad Dini dari Kamar Hotel ke Mobil
• 3 jam lalu
0
thumb
5 Fakta Polisi Naik KRL Gerebek Kampung Bahari Terkait Narkoba
• 8 jam lalu
0
thumb
DPK Tumbuh, Bunga Deposito Naik, Analis Wanti-Wanti Margin Bank
• 8 jam lalu
0
thumb
7 Cara Merawat Mesin Motor agar Performa Tetap Optimal
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.