Elon Musk: Jangan Lagi Menabung, Uang Tunai Bakal Tak Ada Harganya Sebentar Lagi!

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Elon Musk kembali melontarkan pandangan kontroversial mengenai masa depan keuangan manusia di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI). Bos Tesla dan SpaceX itu menilai menabung untuk kebutuhan jangka panjang, termasuk masa pensiun, tidak lagi diperlukan karena AI dan robot akan menciptakan kelimpahan ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Musk melalui akun X pada Kamis (29/10/2026). Ia merespons unggahan pengguna bernama @battleangelviv yang bercanda mengenai kebiasaannya berbelanja secara boros dengan alasan masa depan akan dipenuhi kemakmuran berkat AI.

"Menabung uang untuk masa depan yang jauh itu sia-sia karena kecerdasan super akan membuat segalanya serba berlimpah," balas Musk.

Bagi Musk, perkembangan AI dan robotika akan mengubah sistem ekonomi secara mendasar. Ia memperkirakan produksi barang dan jasa nantinya begitu melimpah sehingga uang tidak lagi menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan manusia.

Gagasan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan Musk. Dalam podcast bersama pengusaha Peter Diamandis pada Januari 2026, ia membayangkan masa depan ketika manusia tidak lagi harus bekerja karena sebagian besar kebutuhan dapat dipenuhi oleh mesin.

"AI dan robot akan memproduksi begitu banyak barang dan menyediakan begitu banyak layanan, sampai-sampai mereka kehabisan hal untuk dikerjakan bagi manusia," katanya.

Menurut Musk, kemampuan robot bekerja tanpa henti dengan biaya operasional rendah akan membuat ongkos produksi semakin murah. Jumlah barang dan jasa yang tersedia bahkan diperkirakan melampaui permintaan dan jumlah uang yang beredar, sehingga harga berbagai produk bisa mendekati nol.

"Saya pikir uang akan berhenti relevan pada suatu titik di masa depan," ujarnya.

Dalam percakapan tersebut, Diamandis sempat bercanda dengan menanyakan apakah uang akan kehilangan nilainya ketika Musk hampir menjadi seorang multi-triliuner. Musk menjawab, "Ya, kurang lebih begitu," sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Times of India.

Musk bahkan pernah menyarankan masyarakat tidak perlu terlalu memikirkan tabungan pensiun untuk 10 hingga 20 tahun mendatang.

"Jangan khawatir menyisihkan uang untuk pensiun dalam 10 atau 20 tahun. Itu tidak akan berarti," ujarnya.

Sebagai solusi menghadapi potensi pengangguran akibat otomatisasi, Musk mengusulkan konsep universal high income atau pendapatan tinggi universal. Dalam tulisannya pada April lalu, ia menyebut bantuan tunai langsung dari pemerintah sebagai cara untuk menjaga masyarakat tetap bisa menikmati kelimpahan ekonomi.

Baca Juga: Puji-pujian Putin ke Elon Musk: Dia Adalah Seorang Jenius Sejati

"Pendapatan tinggi universal lewat bantuan tunai dari pemerintah adalah cara terbaik menghadapi pengangguran yang disebabkan AI," tulisnya.

Ia memperkirakan kebijakan tersebut tidak akan memicu inflasi karena peningkatan produksi barang dan jasa oleh AI serta robot akan melampaui pertambahan jumlah uang beredar. Meski demikian, Musk mengakui skenario tersebut berpotensi memunculkan keresahan sosial dan krisis makna hidup, sementara dalam wawancara pada Juli 2026 ia memperkirakan uang mungkin tidak lagi penting pada 2036.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemkab Karawang Siapkan Program Baca Tulis Al Quran untuk SD-SMP Mulai Tahun Depan
• 9 jam lalu
0
thumb
Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Ajak Teruskan Perjuangan
• 16 jam lalu
0
thumb
Dubes Palestina Percaya Kebijakan Prabowo Berpihak pada Kemerdekaan Palestina
• 22 jam lalu
0
thumb
Legenda Timnas Jerman Puji Kevin Diks Setinggi Langit
• 5 jam lalu
0
thumb
Polisi Naik KRL! Bersenjata Lengkap Gerebek Narkoba di Kampung Bahari
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.