Bola.com, Bantul - Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menyoroti inkonsistensi permainan timnya usai takluk 1-2 dari PSIM Yogyakarta pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026) sore WIB.
Pesut Etam sempat berada di atas angin setelah Asgal Habib membawa mereka unggul pada menit ke-33. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga laga berakhir.
PSIM bangkit pada babak kedua. Dua gol yang masing-masing dicetak Adrian Purzycki (57') dan Savio Sheva (64') membuat Laskar Mataram berhasil mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
"Saya pikir pertandingan ini memiliki dua babak yang sangat berbeda. Pada 30-35 menit pertama babak pertama, kami tidak bermain dengan baik. Kami kurang intensitas dalam duel, kami tidak mampu meskipun menguasai bola kami kesulitan, kehilangan banyak umpan, buruk dalam penguasaan bola, dan tidak tajam dibandingkan pertandingan sebelumnya," ujar Mauro seusai laga.
"Kami mengakhiri babak pertama dengan buruk. Setelah kami mencetak gol tetapi itu bukanlah hasil yang adil di babak pertama karena kami kurang dalam menciptakan peluang, meskipun kami efisien dalam serangan balik," lanjutnya.





Komentar (0)