Jakarta, VIVA - Menanggung kebutuhan anak sekaligus membantu orang tua membuat generasi sandwich harus membagi penghasilan untuk banyak kepentingan. Mereka dituntut tetap mampu membiayai pendidikan anak, memenuhi kebutuhan rumah tangga, serta memastikan orang tua mendapatkan dukungan finansial di usia senja. Namun, ada satu risiko yang kerap luput dari perhitungan: bagaimana jika pencari nafkah utama tiba-tiba jatuh sakit dan tidak bisa lagi bekerja?
Situasi tersebut bisa menjadi titik rentan bagi keuangan keluarga. Tabungan yang selama ini dikumpulkan untuk masa depan anak, kebutuhan sehari-hari, maupun persiapan hari tua berpotensi terkuras ketika harus digunakan untuk membayar biaya pengobatan.
Bagi generasi sandwich, persoalannya bukan hanya kehilangan penghasilan sementara. Ada banyak anggota keluarga yang ikut terdampak ketika sumber pemasukan utama terganggu. Karena itu, perencanaan keuangan perlu mencakup langkah antisipasi terhadap berbagai risiko, bukan sekadar menyisihkan uang setiap bulan.
Chief Client & Marketing Officer Sun Life Indonesia, Maika Randini, mengatakan generasi sandwich umumnya memiliki kesadaran cukup tinggi mengenai pentingnya perlindungan finansial. Tanggung jawab terhadap beberapa anggota keluarga membuat mereka cenderung berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan.
"Mereka sangat memikirkan perlindungan, mereka sangat konservatif, khawatir. Jadi mereka mikir, kalau saya sakit, tabungan saya habis apa enggak? Orang tua saya bagaimana, anak saya seperti apa?" ujar Maika saat peluncuran Sunlife Syariah di Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Menurut Maika, salah satu harapan generasi sandwich adalah memutus rantai beban finansial agar anak-anak mereka tidak perlu mengalami situasi serupa di kemudian hari.
Keinginan tersebut membuat persiapan keuangan jangka panjang menjadi semakin penting. Sebab, kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga saat ini belum tentu menjamin kondisi finansial tetap aman ketika risiko kesehatan atau musibah datang tanpa diduga.
Menabung Saja Tidak Cukup, Risiko Keluarga Juga Perlu Diperhitungkan
Memiliki tabungan dan dana darurat merupakan langkah awal untuk menjaga stabilitas keuangan. Namun, bagi seseorang yang menjadi tumpuan keluarga, persiapan tersebut perlu dilengkapi dengan perlindungan terhadap risiko yang dapat mengganggu kemampuan mencari nafkah.






Komentar (0)