Pasar mobil bekas nasional belakangan ini kian diminati masyarakat sebagai alternatif kendaraan harian. Selain faktor harga yang relatif terjangkau, daya tarik unit bekas juga datang dari potensi sentuhan modifikasi personal agar tampilannya kembali tampak segar layaknya mobil anyar.
Bagi sebagian besar peminatnya, melakukan modifikasi pada mobil bekas menjadi langkah efisien untuk mendapatkan performa tampilan yang berbeda tanpa perlu menguras kantong.
Di acara diskusi Automotive Fun Day kumparan yang di gelar di WTC Mangga Dua, Automotive Content Creator, Agalang membeberkan bahwa penyegaran visual pada mobil bekas pada dasarnya tidak memerlukan ubahan yang terlampau rumit atau ekstrem.
"Kalau untuk permodifannya sebenarnya sudah pasti kalau mobil baru atau mobil bekas ada di rumah, velg dicopot. Kita colok velg baru," kata Agalang di WTC Mangga Dua, Sabtu (31/10).
Agalang menjelaskan bahwa penggantian velg menjadi menu wajib paling ampuh untuk mengubah aura kendaraan secara instan. Selain velg, penambahan aksen pemanis eksterior seperti stiker striping hingga penyematan emblem langka turut mendongkrak estetik mobil.
Kendati demikian, ia menyoroti bahwa perawatan bodi dan kebersihan kendaraan merupakan aspek mendasar yang paling krusial sebelum masuk ke tahap modifikasi komponen.
"Sebenarnya kalau untuk mobil itu yang penting mobilnya clean, jadi bersih. Habis itu bisa dimasukin ke salon atau poles sendiri biar baret-baret kecilnya hilang," ujarnya.
Ia menilai modifikasi yang tertata rapi (proper) serta bodi yang mengilat jauh lebih berkelas ketimbang memasang komponen berlebihan namun mengabaikan kondisi fisik cat kendaraan.
Penyesuaian visual sederhana tersebut terbukti ampuh membuat lini mobil bekas tahun produksi lama terlihat tetap relevan dan menarik saat diajak melintas di jalan raya.
"Mobil lama kalau garapannya bersih dan rapi itu bakal kelihatan beda banget di jalan," tuntasnya.






Komentar (0)