JAKARTA, DISWAY.ID-- Layanan transportasi berbasis kendaraan listrik mulai merambah kebutuhan mobilitas harian masyarakat Jakarta.
Salah satunya melalui kehadiran Green SM Bike yang menawarkan layanan ojek listrik untuk mendukung perjalanan masyarakat di tengah kepadatan lalu lintas ibu kota.
BACA JUGA:Link Hasil MotoGP Malaysia 2026 Hari Ini, Marc Marquez Menang?
Melalui kampanye Sat Set Lebih Hijau, Green SM menghadirkan alternatif transportasi yang tidak hanya mengutamakan kemudahan perjalanan, tetapi juga mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Kebutuhan tersebut terlihat dari rutinitas masyarakat yang menggunakan transportasi umum untuk menuju tempat kerja. Misalnya, penumpang KRL yang turun di Stasiun Manggarai masih harus menempuh perjalanan sekitar dua kilometer untuk mencapai kawasan perkantoran.
Jarak yang relatif pendek itu kerap menjadi tantangan karena kemacetan, polusi udara, cuaca panas, hingga waktu tunggu transportasi lanjutan.
BACA JUGA:Menteri Mukhtarudin Dorong Kolaborasi Kementerian Tangani Persoalan Pekerja Migran di Hong Kong
Salah satu pengguna, Rina Kusumawati (29), mengaku perjalanan dari Stasiun Manggarai menuju kantornya di kawasan Sudirman menjadi bagian yang cukup melelahkan dari rutinitas pagi.
Sebagai karyawan administrasi di perusahaan keuangan, Rina harus melanjutkan perjalanan setelah menggunakan kereta. Namun, waktu tunggu transportasi lanjutan terkadang membuatnya terlambat tiba di kantor.
"Kereta biasanya tepat waktu, tetapi perjalanan terakhir menuju kantor tidak selalu demikian. Kadang saya harus menunggu lebih dari sepuluh menit. Saat tiba di kantor, baju sudah basah oleh keringat dan terpapar bau asap kendaraan," ujarnya.
BACA JUGA:30 Ucapan Selamat Datang Bulan November 2026 Bahasa Inggris dan Artinya, Penuh Harapan dan Doa!
Setelah mencoba Green SM Bike pada pekan pertama peluncurannya di Jakarta, Rina merasakan perbedaan dari sisi kenyamanan perjalanan.
Dia menilai kendaraan listrik tersebut memiliki suara mesin lebih senyap dan kondisi kendaraan yang terawat.
Pengalaman itu membuatnya kembali menggunakan layanan tersebut untuk perjalanan menuju tempat kerja.
Selain Rina, Dewi Anggraini (36), pemilik usaha toko roti kecil di Kebayoran Baru, juga memanfaatkan layanan transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
- 1
- 2
- 3
- »






Komentar (0)