jpnn.com, JAKARTA - Polisi kembali menggerebek lokasi yang diduga jadi markas peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu.
"Tim gabungan dari Direktorat Narkoba Polda Metro, BNN, Brimob, Polres Metro Jakarta Utara," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Adhe Hariadi di Jakarta, Minggu.
BACA JUGA: Dua Pekan Menjabat, Jenderal Suyudi Gerakkan Operasi Sapu Bersih Kampung Narkoba Se-Indonesia
Adhe mengatakan petugas gabungan mulai menyisir kawasan sekitar pukul 05.30 WIB. Total personel yang dikerahkan mencapai 1.816 orang dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara dan Brimob Polri.
Dalam penggerebekan ini, petugas menggunakan kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line dari Stasiun Tanjung Priok menuju kawasan Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari.
BACA JUGA: Polisi Tangkap 104 Orang dalam Penggerebekan Kampung Narkoba di Makassar
Kereta Commuter Line digunakan petugas sebagai transportasi alternatif karena langsung mengakses jalur Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba.
Petugas kemudian turun dari KRL dan mulai menyisir lokasi tersebut. Satu per satu lapak yang menjadi tempat peredaran narkoba di sepanjang rel kereta dan pemukiman penduduk didatangi petugas gabungan.
BACA JUGA: Polisi Menggerebek Kampung Narkoba di Pasar Gaung Padang
Namun, para pelaku yang diduga bagian dari komplotan narkoba di Kampung Bahari juga memberikan perlawanan kepada petugas.
Dari hasil penggeledahan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti narkoba dan senjata tajam.
Sementara itu, para pelaku yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba berhasil ditangkap petugas gabungan. Namun, pihak kepolisian belum merinci jumlah tersangka yang ditangkap.
"Untuk pelaku diamankan Direktorat Narkoba Polda," kata Kombes Adhe.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean





Komentar (0)