Jakarta: Ketua Umum Gabungan Pengusaha Merah Putih (Gapempi) Indonesia Minarni Panggabean menegaskan bahwa dunia usaha nasional tidak boleh berjalan sendiri-sendiri atau terpecah oleh ego sektoral. Menurutnya, pengusaha perlu mendukung Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Gapempi Indonesia menggelar Rapat Pleno Dewan Pengurus Nasional (DPN) Gapempi, Kamis 29 Oktober 2026. Rapat Pleno ini dihadiri oleh seluruh pengurus DPN yang telah dilantik pada bulan Maret 2026 dan 12 calon pengurus DPD, seperti dari Provinsi Maluku Utara, Maluku, Jawa Barat, dan Papua Barat.
"Kita harus berdiri di bawah satu kompas strategis yang sama, yakni menyelaraskan gerak langkah organisasi dengan visi besar pembangunan nasional Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto," kata Minarni dalam Rapat Pleno DPN Gapempi dikutip dari keterangannya, Minggu, 1 November 2026.
Ia menyampaikan ada empat langkah strategis yang wajib menjadi pedoman kerja bagi seluruh jajaran fungsionaris. Pertama, konsolidasi tital dan penguatan soliditas vertikal-horizontal. Kedua, akselerasi transformasi digital dan modernisasi tata kelola.
Kedua, kemandirian finansial, transparansi, dan keberpihakan nyata pada anggota organisasi yang besar dan mandiri harus ditopang oleh tata kelola keuangan yang sehat dan akuntabel. Terakhir, peningkatan peran advokasi dan kemitraan strategis.
Baca Juga :
BPS DKI Catat 1,4 Juta Usaha Ikuti Sensus Ekonomi 2026(Gapempi Indonesia menggelar Rapat Pleno Dewan Pengurus Nasional (DPN) Gapempi. Foto: Dok istimewa) Dukung visi Indonesia Emas 2045 Minarni mengajak semua pengurus DPN Gapempi untuk bersama-sama melakukan transformasi manajerial, dari organisasi konvensional menuju organisasi profesional, infklusif, dan berdaya saing global.
"Kita bulatkan tekad untuk mengantar Gapempi menjadi pilar utama kemandirian ekonomi nasional, demi menyongsong masa depan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat dalam kerangka visi Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Ia menyampaikan Gapempi saat ini telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi lainnya, seperti Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) atau organisasi budidaya jamu.
"Semua bidang usaha ada Gapempi, tapi kita fokus untuk membantu para pengusaha kecil naik kelas dan mendorong para pengusaha lokal bisa berdaya saing di kacah internasional," kata Minarni.
Tak hanya itu, Gapempi menjalankan fungsi sosial dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah pembagian kaca mata gratis bagi anak-anak sekolah yang membutuhkan atau membangun kantin sekolah dengan memberdayakan penjual sayur dan masyarakat sekitar sekolah.
"Sebagai bagian integral dari kekuatan ekonomi bangsa, Gapempi memikul tanggung jawab moral yang besar untuk turut mengawal kemandirian pangan, ketahanan energi, akselerasi hilirisasi industri, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga pembangunan infrstruktur yang merata dari pusat hingga daerah," tegasnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Herling Tumbel menyatakan kegiatan Rapat Pleno ini juga dibersamai dengan kegiatan silaturahim DPN Gapempi 2026.
"Momentum ini menjadi ajang bagi para pengurus dan 12 calon pengurus DPD untuk bertemu, berkenalan, dan bersilaturahmi. Harapannya, momen ini bisa menjadi bagian penting dalan menyatukan tekad, merapatkan barisan, menyamakan persepsi, untuk membawa Gapempi menuju kesuksesan," kata Herling.
Ia pun menyampaikan, bahwa kegiatan Rapat Pleno ini akan diikuti dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di awal 2027, yang diikuti dengan road show Ketua Umum Gapempi, Minarni Panggabean ke seluruh wilayah Indonesia, untuk melantik pada anggota DPD.





Komentar (0)